Harga emas diramal turun karena spekulasi China
Harga emas diprediksi akan mencatatkan penurunan. Penyebabnya, investor masih mencemaskan masalah perlambatan ekonomi China
Pada pukul 10.06 waktu Singapura, harga emas di pasar spot tak banyak mencatatkan perubahan di posisi US$ 1.663,31 per troy ounce. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni naik 0,6% menjadi US$ 1.664,40 per troy ounce di Comex, New York. Sepanjang kuartal pertama ini, harga emas sudah melesat 6,4%.
"Pelaku pasar masih mencemaskan outlook perekonomian China dan mempertanyakan bagaimana dampaknya terhadap permintaan komoditas. Secara kuartalan, harga emas naik 6%. Performa emas masih sangat baik," jelas Natalie Robertson, analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd.
Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, kemarin, tingkat kepemilian emas di exchange traded products naik 0,3% menjadi 2.397,647 metrik ton. Angka tersebut hanya 0,5% dari level rekor yang tercipta 13 Maret lalu.(Barratut Taqiyyah)
