Gempa Aceh
Korban Meninggal Berusia 70 Tahun
Yasin yang berusia 70 tahun meninggal karena serangan jantung, saat mengungsi bersama ratusan warga desanya ke Masjid Baitussalihin, Ulee Kareng
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Dusun Lingke, Ir Mukhtar, membenarkan korban meninggal dalam musibah gempa sore tadi, Yasin Kulam, adalah warganya. Diketahui Yasin yang berusia 70 tahun meninggal karena serangan jantung. Korban meninggal di Desa Lamgugob, Syiahkuala, tepatnya di tempat pangkas rambut "Bintang" saat dibawa seorang mahasiswa Unsyiah yang juga lari saat gempa terjadi.
"Benar dia adalah warga kami. Saat ini warga berkumpul di masjid Baitussalihin, Ulee Kareng, Banda Aceh," kata Mukhtar saat dihubungi Serambinews.com sore tadi.
Dengan usinya yang sudah lanjut plus kesehatannya yang sudah menurun, tentu butuh tenaga ekstra bagi Yasin untuk mengungsi. Apalagi, Yasin telah mengidap berbagai penyakit, salah satunya strok yang menyebabkan kakinya nyaris lumpuh.
Adalah Muhammad Reza, mahasiswa Universitas Syah Kuala yang berhasil membantu kakek tersebut menuju Lamguggob, depan Masjid Syuhada dari rumahnya di Lingke, Jl. Tengku Syarif, yang jaraknya cukup jauh. Beberapa menit istirahat di depan tempat pangkas rambut, Yasin Kulam berbaring di bangku kayu, dan mengembuskan napas terakhir.
Sementara, Rabu malam, petugas Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah mengingatkan bahwa gempa 8,9 SR tersebut tidak menimbulkan tsunami. Namun warga telah telanjur panik akibat bunyi sirine yang meraung raung.(*)
Pantau Komunikasi Relawan RAPI Yang Bertugas dilapangan pasca gempa di SerambiFM 90.2.Mhz