Gempa Aceh

Tsunami Kecil Landa Simeulue

Gempa tektonik berkekuatan 8,5 SR yang berpusat di perairan Simeulue kemarin sore telah melesakkan air laut ke daratan Kecamatan Simeulue

Editor: bakri
SINABANG - Gempa tektonik berkekuatan 8,5 SR yang berpusat di perairan Simeulue kemarin sore telah melesakkan air laut ke daratan Kecamatan Simeulue Tengah setinggi 1,5 meter. Akibatnya, usaha budidaya lobster milik warga di Teluk Teungku Di Ujung, Desa Latak Ayah, hancur berantakan.

Secara teori, naiknya massa air laut ke daratan yang terpicu oleh guncangan gempa, tetap digolongkan sebagai tsunami. Namun, tsunaminya berskala kecil (little tsunami).

Menurut warga setempat yang ditanyai Serambi, Rabu (11/4) malam, seusai gempa mengguncang kawasan itu selang setengah jam kemudian mulai tampak tanda-tanda air laut surut. Tak lama berselang, mendadak air laut bergemuruh dan naik dalam kecepatan tinggi ke daratan setinggi 1,5 meter. Namun, fenomena khas tsunami itu hanya terjadi di Simeulue Tengah dan sempat terpantau oleh citra satelit.

Zulkifli (50), warga setempat yang menyaksikan proses naiknya air laut ke daratan itu merasa katakutan. Tapi karena daya lesaknya tak begitu kuat, sehingga ia bersama warga lainnya yang tinggal di Teluk Teungku Di Ujung memutuskan untuk tidak berlari ke perbukitan.

Zulkifli menambahkan, hampir satu jam pascagempa, air laut di Teluk Teungku Di Ujung surut, kemudian naik dan merobohkan tambak budidaya lobster. “Saya perkirakan 1,5 meter tinggi air laut yang naik ke darat akibat gempa itu,” kata Zulkifli seraya menunjukkan tambak lobsternya yang roboh diterjang gelombang.

Potensinya kecil
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan gempa Aceh merupakan sesar geser (bukan sesar naik atau mega thrust) sehingga potensi tsunaminya tidak terlalu besar.

“Potensi tsunami tidak akan sebesar tahun 2004,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada Antara melalui sambungan telepon selular, Selasa.

Lokasi gempa, tambah Sutopo, berada di bagian luar daerah pertemuan lempeng (outer rise earthquake). Dia juga menambahkan, intensitas gempa sangat kuat disebelah pantai Aceh dan Sumatera Utara. Berdasarkan data pasang surut di Simuelue dan sekitarnya, tidak terjadi perubahan yang signifikan atau masih normal pascagempa kemarin. Gempa tersebut dirasakan di lima wilayah Indonesia, yakni Bengkulu, Lampung, Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. (c48/ant)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved