Pilkada Aceh Jaya

Ketua KIP Aceh Jaya Minta Maaf

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Jaya, Yusrizal Usman melayangkan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa tidak

Editor: bakri
CALANG - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Jaya, Yusrizal Usman melayangkan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman terhadap keteledoran dirinya karena melontarkan kata-kata “hidup Partai Aceh”, setelah sidang penetapan bupati terpilih pada Senin (16/4) lalu.

“Itu kesilapan saya dan saya meminta maaf,” ujar Yusrizal kepada Serambi, Kamis (19/4). Ia menyatakan, tidak ada niat apa pun di balik teriakan “hidup Partai Aceh” yang dilontarnya, selain hanya sebagai bentuk eforia dan kegembiraan atas suksesnya penyelenggaraan pilkada di Aceh Jaya. Apalagi, kata dia, ucapan itu dia lontarkan setelah sidang selesai, meski masih ada masyarakat di ruangan itu.

Selain kepada masyarakat, dirinya juga menyampaikan maaf kepada pimpinan parpol lain di Aceh Jaya terhadap hal yang pernah diucapkan secara spontan saja.

Ia menegaskan, KIP Aceh Jaya tetap netral dan tidak benar memihak kepada pasangan tertentu. Ia berharap klarifikasi ini bisa memperjelas bahwa apa yang pernah dilontarkan itu hanya spontan saja dan kala itu sidang juga sudah selesai, apalagi waktu itu massa yang hadir cukup banyak, sehingga sebagai bentuk eforia saja.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Jaya, Teuku Asrizal SH, Selasa (17/4) menyorot tindakan Ketua KIP Aceh Jaya Yusrizal Usman, yang ikut meneriakkan yel-yel yang menyebut nama partai pemenang pilkada, di depan peserta rapat pleno penetapan bupati terpilih, di Gedung Kesenian Calang, Senin (16/4). Asrizal menilai tindakan Ketua KIP Aceh Jaya itu menunjukkan bukti bahwa KIP Aceh Jaya tidak netral dalam penyelenggaraan Pilkada 2012.

Protes serupa juga dilontarkan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Jaya Teuku Hasyimi Puteh. Ia meminta KIP Aceh segera mengevaluasi kinerja KIP Aceh Jaya yang diduga tidak netral.

“Kami sangat merasa kecewa, karena ini sebuah indikasi ketidaknetralan KIP, maka demi demokrasi dan menjaga nama baik lembaga menjadi sangat pantas ketua KIP Aceh Jaya untuk dievaluasi dan diberikan sanksi yang tegas oleh KIP Aceh,” kata Hasyimi Puteh kepada Serambi, Rabu (18/4).(riz/c45)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved