Abu Bakar Sujud Syukur
Bagi PSAP, kemenangan ini menjadi misi balas dendam
TUAN rumah PSAP Sigli bisa mengakhiri paceklik kemenangan. Petang kemarin, di Stadion Kuta Asan, Sukman Suaib cs sukses mengalahkan Persidafon Dafonsoro, Papua, 2-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2011-2012.
Meski menang, besutan Arman tetap harus puas di peringkat 17 dengan koleksi 21 poin. Padahal, nilai awak PSAP sama dengan Deltras Sidoarjo dan Persiram Raja Ampat. Namun, agregat gol Laskar Aneuk Nanggroe---julukan PSAP--sangat buruk. Akibatnya Sigli harus puas di posisi kedua dari bawah.
Bagi PSAP, kemenangan ini menjadi misi balas dendam. Ya, di laga putaran pertama ISL, Gabus Sentani--julukan Persidafon--sukses membekap PSAP 4-2 dalam tarung di Kabupaten Sorong, Papua. Padahal, ketika itu, awak PSAP sempat unggul lewat gol Wook Jin You dan Sukman Suib.
Pahlawan bagi kemenangan kubu PSAP kemarin pantas diberikan kepada legiun asing asal Sierra Lione, Abu Bakar Bah. Pasalnya, pemain kelahiran 6 April 1978 sukses memborong dua gol. Tak pelak, penampilan pemain yang pernah berkiprah di Liga Lebanon itu disambut gembira pendukung PSAP.
Dari dua pertandingan yang sudah dilakoni, Abu Bakar berhasil memperlihatkan ketajamannya. Satu hal yang membuat penonton memberi applaus kepada Abu Bakar ketika sukses mencetak gol, ia langsung sujud syukur di tengah lapangan. Aksi Abu Bakar juga diikuti kapten tim PSAP asal Mali, Abdelaye Sekou Camara.
Gol pertama dicetak pada menit 49. Gol pembuka berawal dari hasil kerjasama Stembiso dengan Abu Bakar. Saat bola berada di Stembiso terus digiring ke sektor kiri gawang Persidafon. Bola lambung hasil sepakan Stembiso berhasil ditanduk Sekou Camara yang kemudian jatuh di kaki Abu Bakar. Sekali kontrol, Abu Bakar sukses menghujamkan si kulit bundar tanpa bisa diantisipasi, Selcius Gebze kiper Persidafon.
Abu Bakar kembali menunjukkan kebolehan dalam merobek gawang lawan di menit 54. Gol itu berawal dari umpan Abdul Faisal kepada Abu Bakar yang saat itu dalam posisi bebas. Tanpa menunggu waktu, Abu Bakar langsung menghajar bola yang mengalir deras ke sudut kiri gawang Persidafon.
Jujur saja, sebelum terjadinya gol ke gawang Persidafon, penampilan Bustami Aiyub dkk tak berpola. Kecuali bermain lambat, kesalahan dasar seperti passing bola kerap dilakukan. Akibatnya, penonton melancarkan sumpah serapah untuk punggawa PSAP.
Usai tertinggal 0-2, Gabus Sentani meningkatkan serangan. Bahkan, masuknya legiun asing asal Liberia, Ngon Ajam menggantikan Ferinando Pahabol membuat Persidafon semakin buas menekan PSAP. Petaka pun terjadi bagi tuan rumah di menit ke-71 setelah sundulan Rasmoyo gagal diantisipasi Fakhrurrazi, kiper PSAP. Padahal, saat itu Rasmoyo diapit Ikhwani dan Stembiso.
Persidafon nyaris menyamakan kedudukan melalui Ngon Ajam. Saat pemain bertubuh jangkung ini berhasil lepas dari kawalan Stembiso. Beruntung, Muhammad Ali berhasil menghentikan laju Ngon Ajam dengan membuang si kulit bundar. Selamatlah gawang PSAP.
Meski menang, penampilan Ihkwani Hasanuddin, Soung Yong Lee dan Sukman Suaib cs kurang greget. Pola permainan lambat justru sering dimamfaatkan Isac Wanggai, Itimi Dickson dan Mitchel Nere dkk untuk mengacaukan pertahanan bawah PSAP. Bahkan, pemain bertubuh kecil, Ferinando Pahabol yang diplot di barisan depan nyaris melahirkan prahara bagi PSAP. Beruntung tendangannya melambung di atas mistar gawang Fakhrurrazi, kiper PSAP. Ketika itu, babak pertama berakhir 0-0.(naz/c43)
susunan pemain
PSAP SIGLI - Fakrurrazi, Soung Young Lee, M Ali, Stembisso, Ikhwani Hasanuddin, Sukman Suib, Riza Fandi, Abdul Faisal, Abubakar/Bustami, Sekou Camara, Indra Gunawan/Jeon Sungha
PERSIDAFON - Selcius Gebze, Andri Ibo, Fauzan Jamal, Rasmoyo, Cristian Warobay, Isac Wanggai, Mitchel Nere, Frank Amo/Frascisco Runkabu, Erick Bayemi, Itimi Dickson, Ferinando Pahabol/Ngon Ajam
komentar pelatih
Bekal Main Tandang
KEMENANGAN atas Persidafon Dafonsoro menjadi modal berharga untuk bermain ketika laga tandang berikutnya. Sehingga pemain PSAP akan kian termotivasi untuk tandang ke Sriwijaya Palembang, Persegres Gresik, dan Persiba Balikpapan. Keberhasilan hari ini tidak lepas dari dukungan masyarakat Pidie dan suporter. Semoga permainan tim tambah bagus lagi.
* Arman, Pelatih PSAP Sigli.(c43)
Target Gagal
AWALNYA pada pertandingan tandang ke PSAP, kami memasang target untuk merebut angka penuh. Hanya saja, target kami meleset. Pun begitu, saya sangat puas dengan permainan yang diperlihatkan tim Persidafon. Kami memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, namun dwi fortuna belum memihak pada kami.
* Erent Pahelerang, Pelatih Persidafon.(c43)
klasemen sementara
SRIWIJAYA FC 20 14 3 3 42-16 45
PERSIPURA 21 13 6 2 37-21 45
PERSIWA 20 11 4 5 32-23 37
PERSIJA 21 9 7 5 35-18 34
PERSELA 22 8 8 6 35-28 32
PERSIBA BALIKPAPAN 21 9 6 6 38-37 31
MITRA KUKAR 19 9 3 7 33-26 30
PELITA JAYA 20 8 4 8 40-33 28
PERSIB 21 8 4 9 26-33 28
PSPS 21 8 3 10 31-33 27
PSMS 21 6 7 8 25-28 25
PERSISAM 19 6 5 8 24-24 23
GRESIK UNITED 21 7 2 12 24-41 23
PERSIDAFON 20 6 4 10 30-44 22
DELTRAS 20 6 3 11 21-28 21
PERSIRAM 21 5 6 10 26-39 21
PSAP 21 5 6 10 21-35 21
AREMA INDONESIA 21 4 5 12 22-35 17