Gajah Obrak-abrik Tumpukan Padi di Komplek Masjid
Kawanan gajah kembali turun gunung dan merusak tanaman padi dan kebun milik masyarakat di Gampong Keune, Kecamatan Geumpang, Pidie
“Kawanan gajah itu diperkirakan mencapai 20 ekor, telah merusak tanaman padi dan kebun milik masyarakat. Bahkan binatang tersebut semakin berani dan memakan tumpukan padi milik warga yang disimpan di komplek masjid di Desa Keune,”kata Zulkifli, warga Gampong Keune, kepada Serambi Sabtu (28/4).
Bukan hanya itu, katanya, saat ini puluhan hektare sawah dan kebun yang di dalamnya berisi tanaman coklat dan pinang telah rusak total akibat dihamuk kawanan gajah tersebut. Masyarakat yang berprofesi sebagai petani tidak bisa bercocok tanam lagi. Padahal, kata Zulkifli yang juga mantan Keuchik Gampong Keune itu, 20 ekor gajah itu sempat menghilang dua bulan dari Gampong Keune, setelah diusir oleh tim gajah jinak yang bermarkas di Kecamatan Mane. “Tapi, sekarang kawanan gajah berjumlah 20 ekor itu muncul lagi di Gampong Keune. Masyarakat tidak bisa berkebun ataupun bercocok tanam di sawah karena takut diganggu hewan tersebut,”kata Zulkifli.
Camat Geumpang, Saifullah, yang dihubungi Serambi, kemarin, mengatakan, hingga kini kawanan gajah tersebut kembali lagi ke kampung Keune dan merusak tanaman produktif masyarakat. Sebelumnya, kata Saiful, kawanan gajah tersebut telah diusir beberapa bulan lalu. “Kami tidak mengetahui kenapa kawanan gajah itu kembali lagi ke desa. Masalah gajah mengamuk ini sudah saya laporkan ke petugas pengusir gajah di Mane,”kata Saifullah.(naz)