Selasa, 9 Juni 2026

EURO 2012

Saling Serang

Apakah itu sinyal akan bermain bertahan? Tentu saja tidak

Tayang:
Editor: hasyim
Spanyol vs Prancis

LAGA perempatfinal yang mempertemukan Spanyol melawan Prancis pada Minggu (24/6) dini hari WIB nanti diprediksikan bakal berlangsung menarik. La Furia Roja--julukan Spanyol--jelas tidak akan menghilangkan filosofi bermain sepakbola mereka, yaitu bermain cepat dan menguasai permainan melalui barisan penyerang dan gelandang maut sekelas Fernando Torres, Cesc Fabregas, dan David Silva.

Apakah itu sinyal akan bermain bertahan? Tentu saja tidak. Punya barisan penyerang berkelas dalam sosok Karim Benzema, Franc Ribery dan Samir Nasri, tim besutan Laurent Blanc itu tak akan membiarkan Spanyol berlama-lama menguasai bola.

Sejumlah pemain Spanyol jelas sangat paham bagaimana tajamnya sosok striker Karim Benzema yang bermain untuk Real Madrid. Wajar, meski belum mencetak gol di tiga pertandingan di penyisihan grup, Benzema dianggap sebagai penyerang paling berbahaya di Piala Eropa 2012. Hal itu pun diakui kapten Spanyol, Iker Casillas, yang merupakan rekan satu timnya di Real Madrid. Kiper Spanyol ini bahkan berharap agar pencetak 21 gol bagi juara La Liga Spanyol musim lalu, hanya tampil di bawah kemampuan terbaiknya saat melawan La Furia Roja di perempatfinal.

Casillas menyatakan, pertandingan melawan Prancis akan sangat berat. Kekalahan 0-2 dari Swedia pun tak serta merta membuat tim lain memandang sebelah mata terhadap anak asuh Laurent Blanc.

Gelandang kreatif, Andres Iniesta pun mengakui Prancis adalah tim yang wajib mereka waspadai. Menurutnya, Hugo Lloris cs akan menjadi rival yang sangat berbahaya bagi sang juara bertahan.

Pelatih La Furia Roja, Vicente Del Bosque mengingatkan lawan, bahwa timnya tidak akan mengganti kiblat permainan timnya, yakni menyerang. Bahkan saat tampil tanpa pemain penyerang pun saat melawan Italia, ia mengatakan, Spanyol tetap bermain menyerang lewat Cecs Fabregas dan David Silva.

 Tidak takut
Di kubu Prancis, bek Laurent Koscielny mengakui strategi tanpa penyerang yang diperagakan Spanyol cukup menyulitkan Les Bleus--julukan Prancis--dalam strategi antisipasi. “Lebih mudah menghadapi tim dengan penyerang tengah. Tanpa penyerang, Anda harus menjaga konsentrasi Anda dan mengawasi apapun yang terjadi di sekeliling Anda,” jelasnya.

Namun ia tetap optimistis akan meladeni strategi tanpa ataupun dengan penyerang yang akan diterapkan juara bertahan. Prancis sama sekali tak gentar dengan Spanyol. “Apakah kami takut kepada Spanyol? Ya dan tidak. Semua orang bermimpi menghadapi Spanyol, apakah itu di babak perempatfinal atau semifinal. Ini pertandingan yang mendebarkan. Tergantung kepada kami apakah kami bisa menikmatinya, saya tidak melihat alasan mengapa kami harus takut kepada mereka. Mereka memang berkualitas, tapi begitu juga kami,” tuturnya.

Pelatih Prancis, Laurent Blanc menyatakan akan tampil menyerang sejak awal pertandingan. Mantan bek Perancis itu tidak memiliki alasan untuk tampil bertahan, meski harus menghadapi juara bertahan. Ia meyakini, cara terbaik dalam menghadang Spanyol adalah juga dengan memeragakan permainan menyerang. Konsep lama yang menyatakan pertahanan terbaik adalah menyerang masih relevan bagi Le Bleus.

Setelah sebelumnya dinyatakan cedera, Samir Nasri dan Franck Ribery dikabarkan pulih untuk melakoni laga perempatfinal melawan Spanyol. Hal tersebut dinyatakan asisten pelatih Perancis, Alain Boghossian. “Sehari setelah laga ada masalah kelelahan dan hal itu sulit dipulihkan dengan cepat. Mereka absen latihan kemarin untuk memeriksakan beberapa masalah yang mereka keluhkan,” jelas Blanc.(tribunnews/wid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved