Gorden Minimalis Mulai Rp 1,2 Juta
Mempercantik rumah menyambut Lebaran hampir menjadi sebuah keharusan bagi ibu-ibu rumah tangga, salah satunya memasang tirai
BANDA ACEH - Mempercantik rumah menyambut Lebaran hampir menjadi sebuah keharusan bagi ibu-ibu rumah tangga, salah satunya memasang tirai atau gorden cantik sebagai penghias ruang tamu. Mengikuti rumah bergaya minimalis yang terus eksis, maka gorden model minimalis pun masih tetap jadi tren pada Lebaran tahun ini.
“Seperti tahun lalu, gorden minimalis masih tetap ngetrend tahun ini. Dengan pilihan warna abu-abu, merah, dan ungu,” kata karyawati Toko Indah Raya Gorden di Jalan Kelapa No 26 Kampung Baru, Banda Aceh, Nasriah, kepada Serambi, Sabtu (28/7).
Hanya saja imbuhnya, tahun ini konsumen banyak memilih memesan gorden minimalis berbahan kain black out. Kedua sisi kain ini bisa dipakai menjadi bagian depan gorden. Bahannya juga lebih tebal, dan boleh tidak menggunakan filtrase sehingga bisa lebih hemat dan praktis.
Orderan gorden kata Narsiah, sudah datang sejak sebulan lalu dan masih terus berlangsung sampai sekarang. Sebagian besar memesan gorden dari kain black out impor. Harga sangat bervariasi tergantung kepada banyaknya aksesoris yang dipakai. Biasanya sambung dia, untuk ukuran standar dengan aksesoris lengkap ditambah filtrase dan ongkos pasang rata-rata Rp 1,8 juta.
“Jika ingin murah, biasanya konsumen memilih gorden dari bahan kain lokal dengan bidang lebih kecil, yaitu 1,20 meter. Jika memakai bahan kain lokal, harganya rata-rata Rp 1,2 juta sampai Rp 1,3 juta sudah termasuk ongkos pasang dan filtrase,” ujar Nasriah.
Selain gorden minimalis, gorden stick juga mulai kembali diminati konsumen di Aceh. Gorden jenis ini cocok dipasang di jendela model minimalis, bentuknya panjang sesuai dengan ukuran jendela.
“Gorden ini banyak dipesan untuk rumah dan perkantoran yang memiliki jendela berbentuk panjang ke bawah. Dengan aplikasi pita di pinggang gorden. Harga gorden stick berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per jendela,” kata Muslim pedagang gorden lainnya.(ami)