Breaking News:

Pilkada Aceh Tenggara

Perjuangan 'Obama' di MK Gagal

Perjuangan pasangan Drs Raidin Pinim MAP (Obama)/Muslim Ayub SH untuk menuntut pilkada ulang di Aceh Tenggara karena dinilai

Editor: bakri
JAKARTA - Perjuangan pasangan Drs Raidin Pinim MAP (Obama)/Muslim Ayub SH untuk menuntut pilkada ulang di Aceh Tenggara karena dinilai telah terjadi pelanggaran bersifat sistematis, terstruktur, dan masif, akhirnya gagal. Makamah Konstitusi atau MK dalam putusannya menyatakan tidak ditemukan bukti-bukti telah terjadi politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif.

“Seandainya pun ada hanya bersifat sporadis dan oleh karena itu dalil pemohon tidak terbukti menurut hukum,” demikian pertimbangan Mahkamah yang disampaikan dalam pleno pengucapan putusan perselisihan hasil pemilu (PHPU)  Aceh Tenggara di Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (13/8).

Sidang pengucapan putusan dipimpin ketua majelis Mahfid MD yang didampingi tujuh hakim konstitusi.

Terhadap pengunaan gaji ke-13 untuk kepentingan pemilukada Aceh Tenggara,  Mahkamah juga menyatakan bahwa dalil pemohon tidak terbukti, dan pihak terkait, bupati incumbent, sama sekali tidak mempergunakan gaji ke-13 PNS tersebut, dan gaji itu sudah dibayarkan kepada seluruh PNS pada 19 Juli 2012.

Mahkamah juga tidak berhasil diyakinkan oleh pemohon, bahwa telah terjadi mobilisasi birokrasi, pemutasian PNS dan kepala desa oleh calon incumbent. “Setelah menilai dengan saksama alat bukti pemohon, alat bukti terkait, menurut Mahkamah dalil pemohon tidak dibuktikan dengan alat bukti yang meyakinkan Mahkamah,” demkian antara lain pertimbangan Mahkamah.

Perkara PHPU Aceh Tenggara diajukan pasangan “Obama” Raidin Pinim/Muslim Ayub dengan termohon KIP Aceh Tenggara dan pihak terkait pasangan incumbent Ir Hasanuddin B/Ali Basrah.

Dalam amar putusannya, Mahkamah telah membatalkan perolehan suara pasangan calon nomor urut 4 atas nama H Armen Desky dan Tgk Appan Husni JS dalam Pilkada Aceh Tenggara 2 Juli lalu.

Catatan Serambi, dengan ditolaknya gugatan Pilkada Aceh Tenggara, maka seluruh sengketa pilkada di Aceh, yaitu satu sengketa pilgub dan di 11 kabupaten/kota kandas di MK. . Sementara satu perkara PHPU yang diajukan oleh cabup/cawabup Aceh Tamiang ditarik kembali.

Saat ini, MK masih menangani satu perkara lainnya dari Aceh yakni, PHPU Kabupaten Nagan Raya yang diajukan oleh pasangan nomor urut 2, H Asib Amin/H Djasmi Has. Berdasarkan jadwal sidang yang dipublikasi website MK (mahkamahkonstitusi.go.id), pembacaan putusan perkara PHPU Nagan Raya ini akan berlangsung Selasa (14/8) pukul 14.00 WIB hari ini.(Fik)

Ini Kemenangan Rakyat:
Bupati Aceh Tenggara terpilih, Ir Hasanuddin B menyambut putusan MK tersebut sebagai kemenangan  seluruh rakyat Aceh Tenggara. “Ini adalah kemenangan rakyat. Karena. Rakyatlah yang telah menentukan pilihan,” kata Hasanuddin.

Dengan adanya putusan tersebut, maka persoalan melingkupi pemilukada Aceh Tenggara sudah tidak ada lagi. “Secara politik dan hukum pemilukada Aceh Utara sudah sempurna,” sebut Hasanuddin yang sudah menjabat sebagai Bupati Aceh Tenggara sejak 1 September 2007 silam.(fik)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved