Liputan Idul Fitri 1433 H
Kebakaran di Meulaboh Akibat Konslet Listrik
Kebakaran terjadi saat warga ingin melaksanakan shalat Idul Fitri
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Polres Aceh Barat memastikan kebakaran pada lebaran pertama Idul Fitri 1433 H, Minggu (19/8/2012) di Simpang KB, Meulaboh, yang meludeskan 8 rumah toko (ruko) akibat konslet listrik.
"Dari pemeriksaan yang kita lakukan api diduga dari konslet listrik, sebab api berasal dari atas plafon ruko," ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Artanto Sik melalui Kasat Reskrim, Iptu M Ryan Citra Yudha kepada Serambinews.com, Senin (20/8/2012).
Menurutnya, rumah siapa asal usul api itu masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, sebab kedepan ruko yang terbakar itu saling berderetan dan api sangat cepat meludeskan semuanya sebab berkontruksi papan.
Sementara itu, Pemkab Aceh Barat, Minggu petang menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran yang dilakukan oleh Pj Bupati Ridwan Hasan didampingi Kepala BPBD, HT Ahmad Dadek dan Kadisos, Mursalin yang turun ke lokasi dan menyaksikan korban kebakaran terpaksa berlebaran di tenda.
Menurut Dadek, bantuan diserahkan bahan makanan dan pakaian, sedangkan dari BPBD dibantu Rp 2,5 juta. "Untuk tenda masih didirikan di sekitar lokasi kebakaran," ujar Dadek kepada Serambinews.com, Senin (20/8/2012)
Seperti diberitakan, sebanyak delapan rumah toko (ruko) berkontruksi papan, Minggu (19/8/2012) pagi terbakar di Meulaboh, Aceh Barat. Musibah pukul 07.00 WIB pagi lebaran itu menyebabkan 26 jiwa terpaksa berlebaran Idul Fitri 1433 H di tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi tersebut.
Kebakaran terjadi saat warga ingin melaksanakan shalat Idul Fitri. Kedelapan ruko itu adalah milik Tgk Marjani (2 jiwa), Rafiah (5 jiwa), Ridwan (4 jiwa), Nurdin (5 jiwa), Tgk Asmada (2 jiwa), Agus (1 jiwa), Rosmawi (3 jiwa), dan Tgk Salamuddin (4 jiwa). Ruko terbakar itu berderetan yakni berjualan klontong dan jenis lainnya, serta pascakebakaran sebuah tenda didirikan di sekitar lokasi.(*)