Selasa, 28 April 2026

Warga Serahkan Senpi dan Granat ke Kodim Atim

Kodim 0104/Aceh Timur menerima satu pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis Airsoft Gun (modifikasi) dan jenis Bazoka rakitan, serta

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Warga Serahkan Senpi dan Granat ke Kodim Atim
Pangdam IM Myjen TNi Zahari Siregar (tengah), Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf M Hasan (kanan), dan Pj Wali Kota Langsa Drs Bustami Usman MSi, saat melihat senpi Airsoft Gun modifikasi, Bazoka rakitan, dan Granat Manggis buatan Korea, yang diserahkan warga Pusong baru ini, di Makodim 0104/Aceh Timur, Jumat (24/8).
* Pangdam IM Lihat BB

LANGSA – Kodim 0104/Aceh Timur menerima satu pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis Airsoft Gun (modifikasi) dan jenis Bazoka rakitan, serta dua buah Granat manggis aktif buatan Korea, dari sejumlah warga dari Desa Telaga Tujoh (Pusong), Kecamatan Langsa Barat. Senpi dan granat aktif diduga sisa konflik ini, diserahkan tiga tahap sejak tangal 21-23 Agustus 2012.

Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Mohamad Hasan, kepada Serambi Jumat (24/8) mengatakan, satu pucuk senpi jenis Airsoft Gun yang telah dimodifikasi berpeluru 9 mm, dan satu pucuk bazooka rakitan, serta dua buah Granat Manggis pabrikan asal Korea ini, diserahkan secara sukarela dan atas kesadaran masing-masing warga Pusong, Desa Teulaga Tujoh. Setelah pada waktu sebelumnya menjelang HUT RI ke-67, Dandim 0104/Aceh Timur melakukan kunjungan sekaligus Bimbingan Teroterial (Binter) ke Pulau Pusong tersebut.

“Sehingga dari kegiatan Binter yang kita lakukan itulah, timbul kesadaran dari warga setempat yang ada menyimpan senpi maupun granat tersebut, untuk menyerahkannya secara sukarela kepada pihak Kodim 0104/Aceh Timur. Atas penyerahan sepi dan granat ini kita tak lupa memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada mereka,” katanya.

Mohamad Hasan menambahkan, apabila ada warga yang masih menyimpan ataupun melihat atau mengetahui keberadaan senpi maupun bahan peledak lainnya, agar tidak segan-segan segara menyerahkannya maupun memberitahukan kepada TNI terdekat di daerah tempat tinggal mereka masing-masing. Pihaknya Kodim berjanji tidak akan memproses mereka yang mau menyerahkan senpi maupun bahan peledak lainnya, dan tetap menjaga kerahasiaan nama mereka.

Dirinya menjelaskan bahwa penyerahan senpi dan granat sisa konflik ini dilakukan langsung oleh sejumlah warga kepada pihak Kodim 0104/Aceh Timur, dan Dandim meminta nama warga bersangkutan tidak dipublikasikan. Sedangkan waktu penyerahan menurutnya dilakukan oleh warga secara bertahap, yaitu untuk pada Selasa (21/8) diserahkan dua buah Granat Manggis asal Korea.

Kemudian satu pucuk senpi jenis Air Softgun modifikasi pada Rabu (22/8), serta untuk satu pucuk Bazoka rakitan diserahkan pada Kamis (23/8). Untuk senpi Air Softgun modifikasi, bazooka rakitan, dan granat tersebut dalam waktu dekat ini, oleh pihak Kodim 0104/Aceh Timur akan diserahkan langsung ke Kodam IM di Banda Aceh.

Sementara itu pada Jumat (24/8) sekitar pukul 09.30 WIB pagi, Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Zahari Siregar, dengan menumpangi Helikopter mendarat di Makodim Aceh Timur untuk melihat langsung barang bukti (BB) senpi dan granat yang diserahkan masyarakat itu.

Selanjutnya, Pangdam IM Mayjen TNI Zahari Siregar, kembali terbang menuju Aceh Tenggara (Agara), untuk meninjau langsung sekaligus memberikan bantuan sembako kepada korban banjir di daerah tersebut. “Pangdam sangat bangga kepada warga yang menyerahkan senpi dan bahan peledak itu, dan mengucapkan terima aksih kepada mereka,” kata Dandim 0104/Aceh Timur.(c42)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved