Gagal Menikung, ABG Tewas Terhempas
Seorang remaja ABG, Mufid Syauqan bin Muslim (13), Sabtu (25/8) sekira pukul 13.15 WIB, meninggal dunia, sejenak mengalami kecelakaan
Almarhum Mufid Syauqan diduga gagal melalui tikungan, hingga sepmornya membentur beton jalan.
Almarhum yang juga putra tunggal pemilik Klinik Mufid Sigli, Dr Muslim Sp THT-KL dan Dr Marna Surya Ismy SpPD, berboncengan dengan Said Muhammad Nafir (13) menggunakan sepeda motor jenis Revo BL 2300 AG. “Mereka meluncur dari arah Blang Paseh menuju Simpang Empat Keniree dan diduga melaju dengan kecepatan relatif kencang,” sebut Kapolres Pidie AKBP Dumadi SStMk didampingi Kasat Lantas AKP Suhamadi SH kepada Prohaba, Sabtu (25/8).
Namun, persis di tikungan tajam Blang Paseh, laju kendaraan tak terkendali dan terpeleset dan terbanting ke arah jalur kanan. Korban terbentur dengan beton pada bagian dada dan pendarahan di hidung. Sementara rekan boncengannya, Said Muhammad Nafir mengalami luka lecet dan benturan pada beberapa bagian badan. “Ini murni kecelakaan tunggal sehingga menyebabkaan korban Mufid Syauqan yang merupakan putra semata wanyang dari pemilik Klinik Mufid Sigli meninggal dunia,” ujar Dumadi.
Jenazah korban direncanakan dimakamkan di kediaman ibunda Dr Marna Surya Ismy di Darussalam, Banda Aceh. “Tapi, sebelumnya jenasah dimandikan di rumah duka di Komplek perumahan dokter Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, Gampong Lampeudeu Baroh, Pidie,” ujar Direktur RSU Sigli, Dr Safwan SpM secara terpisah kepada Prohaba.(c43)