Kamis, 9 April 2026

Tolak Film Anti-Islam, Santri Gelar Aksi Damai

Para santri di Kabupaten Aceh Timur, Kamis (27/9), menggelar aksi damai menolak film anti-Islam yang menghina Nabi Besar Muhammad SAW

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Tolak Film Anti-Islam, Santri Gelar Aksi Damai
SERAMBI/NASRUDDIN
Santri di Aceh Timur melakukan aksi damai untuk memprotes film Innocent of Moeslim yang menghina Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis (27/9).
IDI - Para santri di Kabupaten Aceh Timur, Kamis (27/9), menggelar aksi damai menolak film anti-Islam yang menghina Nabi Besar Muhammad SAW berjudul ‘Innocence of Muslims’.

Para santri mulai berdatangan dan berkumpul di Masjid Darussalihin, Idi Rayeuk, sejak pukul 08.30 WIB. Sambil menunggu rekan-rekan yang lain tiba, para santri melakukan shalat sunat. Baru sekitar pukul 09.00 WIB santri lainnya mulai berdatangan dari berbagai pesantren atau dayah.

Acara diawali dengan pembacaan Shalawat Badar yang dipimpin oleh Tgk Rusli, serta yasin oleh Abu Gureb. Selanjutnya para santri itu keluar masjid untuk mendengarkan orasi yang disampaikan oleh Tgk Zulkarnaini Is, Tgk Muhibuddin, dan Tgk M Yunus.

“Yahudi tidak pernah menyukai Islam, maka untuk menghancurkan Islam, dilakukanlah berbagai cara termasuk memutar film yang melecehkan Nabi. Sebaliknya, Islam juga tidak pernah mengajarkan kekerasan maupun saling menghasut. Umat muslim di seluruh dunia diminta bersatu melawan kezaliman,” kata Tgk Zulkarnaini Is dalam orasinya.

Sementara Tgk Muhibuddin, mengatakan, film anti-Islam tersebut menunjukkan bahwa Amerika telah menciptakan perang dunia ketiga. “Barack Obama telah menciptakan pembohongan pada masyarakat dunia. Agama bukan sesuatu hal yang bias dipermainkan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat memboikot segala produk buatan Amerika, termasuk mengakses segala situs-situs internet dari Amerika mengingat lewat situs itulah Islam dihancurkan.

Pihaknya mengharapkan Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat agar benar-benar menyikapi aspirasi santri, mengingat junjungan alam umat muslim sudah dihina dan dilecehkan oleh Yahudi Laknatullah. Hal senada juga disampaikan oleh Tgk Yunus. Usai berorasi, para santri kembali ketempatnya masing-masing.(na)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved