Breaking News

Pilkada Aceh Selatan

12 Sagoe PA Tolak Hasil Konvensi

Konvensi calon bupati (cabup) Aceh Selatan yang dilaksanakan DPW Partai Aceh (PA) dan menempatkan Zirhan SP sebagai pemenang

Editor: bakri
* Ajukan Surat Protes ke PA Pusat

BANDA ACEH - Konvensi calon bupati (cabup) Aceh Selatan yang dilaksanakan DPW Partai Aceh (PA) dan menempatkan Zirhan SP sebagai pemenang, ternyata menuai masalah. Sebanyak 12 dari 22 Sagoe dalam Wilayah Lhok Tapaktuan, menyatakan menolak hasil konvensi tersebut.

Dalam surat protes yang diajukan ke DPA PA dalam dua gelombang, mereka meminta kepada pimpinan PA dan KPA Pusat membatalkan hasil konvensi. Mereka juga mendesak PA pusat mengambil alih dan menetapkan cabup Aceh Selatan dengan arif dan bijaksana, demi menyelamatkan PA Aceh Selatan dari kehancuran.

Surat protes diantar langsung ke Kantoe DPA PA kawasan Simpang Dodik, Lamteumen, Banda Aceh, oleh para petinggi Sagoe dengan menggunakan dua mobil pribadi, Sabtu (6/10), sekitar pukul 11.00 WIB. “Tadi sudah kita daftar surat protes yang diajukan ke DPA PA,” kata Wapang Sagoe Asahan, Yuswar kepada Serambi, kemarin usai mengajukan surat protes ke kantor pusat PA itu.

Pada kesempatan itu Yuswar didampingi Saifullah BH (Ketua PA Meukek), Sabirin (Jurkam PA Aceh Selatan), M Salim (Sagoe Kluet Utara), T Khaidir (Wapang Sagoe Kuta Bahagia), Mauluddin (Wapang Sagoe Kluet Timur), Tgk Idi (KPA/PA kalangan bawah), Andika Irawan alias Wan Geulanteu (Sagoe Kluet Utara), Safriadi (Ulee Balang Sagoe Samadua), dan Mus (Sagoe Trumon Teungoh).

Dalam keterangannya, mereka mengakui sangat kecewa dengan hasil konvensi yang dinilai tidak sehat dan penuh intrik. “Kami menolak hasil konvensi karena kulit di luarnya saja yang bagus, sedang di dalam penuh rekayasa,” ujar Wapang Sagoe Kuta Bahagia, T Khaidir.

Yuswar lebih jauh menyatakan, bukti tidak sehat konvensi itu, karena saat hendak berlangsung pemungutan suara panitia terkesan memaksa kehendak. “Sebab saat menjelang pencoblosan kami minta ditunda dulu, lantaran Panglima Lhok Tapaktuan A Rahman mendadak sakit dan harus diboyong ke rumah sakit. Sehingga peserta yang berhak memberi suara kocar kacir dan banyak meninggalkan ruangan konvensi untuk melihat panglima di rumah sakit,” katanya.

Meskipun banyak peserta yang keluar dari ruang konvensi, katanya, panitia tetap melangsungkan pemungutan suara. Sedangkan yang memberi suara saat itu digantikan dengan orang lain yang tidak meliki surat mandat dari yang berhak. “Apakah konvensi seperti ini sah,” katanya.

Untuk itu secara tegas dan bersama-sama dalam jumpa pers itu mereka meminta DPA PA dan KPA Pusat membatalkan hasil konvensi dengan mengambil alih langsung penetapan cabup Aceh Selatan dari PA. Dengan usulan pasangan cabup/wabup itu hendaknya disandingkan antara biokrasi dengan PA/KPA.(sup)

Petinggi PA belum Mau Komentar
KETUA DPW PA Aceh Selatan, Rizwan Is yang dikonfirmasi Serambi, tadi malam, menolak memberi tanggapan atas adanya penolakan terhadap hasil konvensi itu. “Saya tak ada komentar soal itu, karena besok (hari ini) kita akan adakan konvensi untuk cabup,” ujarnya singkat.

Sekjen DPA PA, Yahya Muaz yang ditanyai soal tersebut juga tidak mau memberi tanggapan apapun. “Saya belum bisa memberi tanggapan,” jawabnya singkat.(sup)

Bustamam Munir Mundur dari Bursa Wabup
BUSTAMAM Munir Alias Peudeng Panyang, memutuskan mundur dari bursa pencalonan bakal calon (balon) Wakil Bupati Aceh Selatan. Sikap ini diambil Bustamam karena menilai ada kandidat lain yang lebih mampu memberikan perubahan bagi Aceh Selatan kedepan.

“Pengunduran diri saya dalam bursa cawabup PA ini bukan berarti kalah sebelum bertarung, melainkan karena niat saya bisa terus membesarkan Partai Aceh melalui calon-calon yang memang lebih berpotensi untuk memberi perubahan Aceh Selatan lima tahun ke depan. Karena saya berprinsip, mundur selangkah maju seribu langkah untuk perbaikan dan perubahan,” papar Bustamam yang diusung dari wilayah lima, Labuhan Haji-Meukek, kepada Serambi Sabtu (6/10).

Bustamam mengatakan, surat pengunduran dirinya itu sudah diserahkan pada, Jumat (5/10) sore. Ia juga mengajak simpatisan dan pendukungnya serta bakal calon untuk bersama-sama menanamkan niat baik demi Aceh Selatan yang lebih baik, makmur, adil, dan sejahtera, dengan tetap berpegang teguh kepada iman dan taqwa kepada Allah SWT. “Siapapun yang menjadi Pemimpin Aceh Selatan itulah yang terbaik untuk daerah kita. Semoga niat baik kita semua diridhai Allah SWT,” pungkasnya.

Ketua DPW-PA Aceh Selatan, Tgk Rizwan IS yang dikonfirmasi Serambi melalui Kepala bidang sekretariat konvensi calon bupati dan calon wakil bupati PA Aceh Selatan May Fendri SE membenarkan pihaknya sudah menerima surat pengunduran diri Bustamam Munir tersebut. “Ya benar, berkas pengunduran dirinya sudah masuk ke DPW-PA Aceh Selatan,” jelas May Fendri singkat.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved