Minggu, 7 Juni 2026

Aceh 2, Makassar 0

Hasil sempurna ditoreh skuadra Atjeh FC saat membungkam Makassar United, 2-0, dalam partai pembuka turnamen internasional

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Aceh 2, Makassar 0
SERAMBI/BUDI FATRIA
Dua pemain Atjeh FC Mukhlis Nakata dan Fahrizal Dillah melakukan seleberasi usai mencetak gol ke gawang Makassar United (MU) dalam turnamen internasional Piala Gubernur Aceh 2012 di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Sabtu (15/12). Atjeh FC menang dengan skor 2-0.
* Semen Padang Menang 4-2

BANDA ACEH- Hasil sempurna ditoreh skuadra Atjeh FC saat membungkam Makassar United, 2-0, dalam partai pembuka turnamen internasional Piala Gubernur Aceh 2012 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, petang kemarin. Turnamen tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Kemenangan ini berkat gol Fahrizal Dillah di menit 70 dan Mukhlis Nakata menit 81. Tiga angka menempatkan Atjeh FC sebagai pimpinan sementara Grup A dengan koleksi tiga poin. Kini, Syahrizal cs pun membuka peluang lolos ke semifinal.

Makassar dengan hasil buruk tersebut harus bekerja di pertarungan kedua melawan Selangor, petang nanti. Jika kembali kalah, Marwal Iskandar dkk langsung tersisih. Kalau ingin tetap ingin bertahan tak ada pilihan kecuali menang atas peringkat ketiga Liga Super Malaysia musim 2011-2012 itu.

Tampil dibawah dukungan ribuan penonton membuat skuad Atjeh FC langsung menekan pertahanan lawannya. Serangan membahayakan tuan rumah di menit awal bermula dari aksi Ismed Sofyan yang menusuk dari sayap kanan dan mengirim umpan ke Ikhwani Hasanuddin. Pemain PSAP Sigli ini menerus umpan silang ke muka gawang yang disundul Mahdi Sinegal. Tapi sigapnya kiper MU berhasil menggagalkan upaya mencetak gol.

Jujur saja, di menit awal duel, Mahdi Sinegal berulangkali punya kans mencetak gol. Hanya saja, striker PSLS Lhokseumawe tersebut gagal memanfaatkan sejumlah peluang. Padahal, Mahdi berada dalam posisi menguntungkan. Akhirnya, dia ditarik keluar untuk digantikan striker jangkung Persiraja, Farizal Dillah.

Kubu Makassar juga punya peluang membahayakan tuan rumah. Marwan yang melakukan tendangan ke gawang digagalkan Zulbahra. Kemudian Alberto Sousa nyaris membobol gawang Atjeh FC yang dibesut Effendi HT bersama Asisten Pelatih Wahidin Usman, Achyar Ilyas, dan Pelatih Kiper Sarbaini. Beruntung, tendangan pemain asal Paraguay ini mampu dibelokkan Zulbahra ke luar gawang. Skor kacamata pun bertahan hingga jeda.

Baru sepuluh menit turun minum, Syakir hampir membobol gawang MU ketika tendangan bebasnya membentur tiang sudut atas. Gol yang dinantikan baru terjadi di menit 70 lewat pemain pengganti Fahrizal Dillah yang memanfaatkan bola rebound hasil tendangan keras Defri Rizki ke gawang lawan. Bola yang terlepas dari jangkauan kiper Makassar, Isra, langsung dicocor Dillah.

Tuan rumah kembali mencetak gol lewat sundulan Mukhlis Nakata yang memanfaatkan tendangan bebas Ismed Sofyan di menit 81. Stadion pun bergumuruh ketika gol terjadi lewat sentuhan sang bintang yang merumput di Persija ISL. Upaya tim tamu membalas tak berhasil hingga laga yang dipimpin Wasit Nopendri berakhir.

Manajer Atjeh FC, Adly Tjalok menyebutkan, kemenangan ini berkat kekompakan tim dan dukungan penonton. Hasil ini patut disyukuri dan kedepan bisa tampil lebih baik lagi. “Mudah-mudahan Aceh bisa meraih juara lagi di Piala Gubernur Aceh 2012. Apalagi ini tim lokal dan saya berharap dukungan penuh dari penonton untuk pertandingan selanjutnya,” harapnya.

Semen Padang merebut poin penuh saat menaklukkan Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC) Brunei Darussalam, 4-2 dalam tarung kedua, tadi malam Kemenangan lewat permainan alot ini menempatkan besutan Suhatman Imam di puncak Grup B.

Keberhasilan tim berjuluk Kabau Sirah berkat hetrik Titus ‘Tibo’ Bonai di menit 3, 18, 79, dan Edward Wilson Junior di menit 57. Sedangkan DPMM Brunei yang diasuh Vjeran Simunic hanya mampu mencetak dua gol melalui geladang Azwan Muhammad Saleh di menit 27, dan Rocha de Carvalho Moreira Vitor di menit 62.(adi)

Susunan pemain
Atjeh FC:
Zulbahra, M Isa, Syahrizal, Ismed Sofyan, Andrea, Riza Fandi, Erik Saputra, Syakir Sulaiman, Abdul Musawir/Defri Rizki, Mahdi Sinegal/Fahrizal Dillah, Ikhwani Hasanuddin/Mukhlis Nakata

Makassar United: Isra, Fuad, Asdar, Richard, Fredrik/Risal, Oesman/Ridho, Wanto/Aswin Bahar, Darma, Jackson/Moses, Marwal Iskanndar, Alberto Caceres/Obet Cawer

Terima Kasih
ALHAMDULILAH kita bisa meraih kemenangan pertama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dukungan masyarakat. Meski kita bukan pemain bintang, tapi ingin menjadi bintang. Kita tetap ingin memenangkan setiap pertandingan. Tapi saya ingin tim lebih agresif lagi dalam pertandingan selanjutnya.
* Effendi HT, Pelatih Atjeh FC.(adi)

Benahi Mental
PARA pemain kita masih punya motivasi meski tak bisa mencetak gol. Alhamdulillah kita masih bisa mengimbanginya meski tak bisa memenangkan pertandingan. Tapi ini satu kehormatan bagi kami bisa datang dan bermain di sini. Ya mental pemain saja yang perlu dibenahi. Tapi kami akan tetap berjuang untuk mengalahkan Selangor dalam pertandingan besok sore (sore ini-red).   
* Marwal Iskandar, Asisten Pelatih Makassar United.(adi)

Lampu Sempat Padam Dua Kali
KEJADIAN memalukan terjadi saat listrik padam di Banda Aceh ketika tim Semen Padang melawan Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC) Brunei Darussalam memasuki menit 25 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Sabtu (15/12) malam. Ini merupakan partai kedua dalam turnamen internasional sepakbola Piala Gubernur Aceh 2012.

Akibtanya, pemain Semen Padang dan DPMM Brunei terpaksa menepi ke pinggir lapangan. Saat itu, Semen Padang sudah unggul 2-0 dalam laga yang dipimpin Wasit Foulur Rossi. Dua gol keunggulan tim berjuluk Kabau Sirah dicetak Titus Bonai menit 3 dan 18.

Berdasarkan catatan Serambi di stadion, saat listrik padam jarum jam menujukkan pukul 20.35 Wib. Kemudian genset stadion dihidupkan hingga lampu pelan-pelan menyala pada pukul 20.55 Wib. Lampu baru normal menyala pada pukul 21.10 Wib. Tapi tanda-tanda pertandingan dimulai belum terlihat mengingat pihak DPMM Brunei masih menolak bermain.

Sedangkan penonton di tribun mulai berteriak mendesak agar dilanjutkan pertandingan. Pengawas Pertandingan (PP) Junardi, pihak klub Semen Padang, DPMM Brunei, para wasit dan panitia mulai bernegosiasi. Bahkan panitia ada yang ke kantor PLN untuk meminta dinyalakan listrik dan ada yang di lapangan. Setelah lewat negosiasi alot, kemudian pertandingan dilanjutkan pada pukul 21.35 Wib atau sejam setelah terhenti.

Ternyata setelah sisa waktu dituntaskan pada pukul 22.03 Wib plus waktu tambahan, wasit meniup tanda pertandingan babak pertama berakhir. Tapi kehebohan penonton terjadi saat pukul 22.10 Wib lampu stadion kembali padam. Penonton yang berteriak bisa memaklumi karena menduga sengaja dipadamkan. Hanya saja, Pelatih DPMM Brunei, Vjeran Simunic sempat marah-marah di depan panitia sambil memprotes padamnya lampu stadion.

Padahal informasi sebenarnya lampu stadion bukan dipadamkan, melaikan memang padam sendiri. Beruntung, ketika itu, listrik PLN sudah menyalakan sehingga dihidupkan lagi hingga pertandingan usai dengan kemenangan Semen Padang 4-2.

Padamnya listrik juga disesalkan anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Adly Tjalok. Kecaman keras diungkapkan Adly yang menelepon Serambi sesaat setelah lampu stadion padam seketika. Karena insiden tersebut sebagai aib yang memalukan bagi Aceh saat pemain luar daerah dan luar negeri datang.

“Ini memalukan Aceh, masak saat pertandingan internasional bisa padam lampu stadion. Pemerintah Aceh harus mengambil sikap tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab. Kita malu di depan para tamu luar Aceh dan luar negeri. Mereka pasti menceritakan insiden padam lampu stadion saat pertandingan sepulang ke daerah dan negaranya,” tegas Adly yang juga Manajer Atjeh FC.(adi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved