Kamis, 9 April 2026

Ulat Bulu Resahkan Warga Lhok Ketapang

Sejak sepekan terakhir ini sebagian warga Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan diresahkan

Editor: bakri
TAPAKTUAN – Sejak sepekan terakhir ini sebagian warga Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan diresahkan dengan kehadiran ulat bulu yang menempel di sejumlah pohon mangga dan dinding rumah mereka. Bahkan ulat-ulat bulu tersebut mulai masuk ke dalam rumah-rumah warga. Jika tidak segera dibasmi dikhawatirkan ulat-ulat bulu tersebut terus bertambah.

“Ulat-ulat bulu ini muncul sejak sepekan terahir ini. Sebelumnya ulat-ulat tersebut hanya menempel di sejumlah pohon mangga, namun sejak beberapa hari terahir ulat-ulat bulu tersebut mulai menempel di dinding rumah bahkan sudah mulai masuk ke dalam rumah. Kondisi ini kami khawatirkan bisa membawa dampak gata-gatal,” kata Ny Mawaddah (27) warga Jalan T Ben Mahmud kepada Serambi, Sabtu (15/12).

Dia berharap, sebelum hama tersebut terus berkembang biak dinas terkait segera melakukan penyemprotan atau cara lainnya, sebab menurutnya jika kondisi itu terus dibiarkan dikhawatirkan akan menimbulkan gejala gatal-gatal bagi anak-anak. “Beberapa hari lalu anak saya yang usianya 1,8 tahun sempat memegang ulat tersebut, kemudian dia menangis karena gatal,” ceritanya.

Hal senada juga diakui Ujang (35) yang juga warga sekitar, menurutnya kemunculan ulat bulu akibat perubahan iklim. “Iya, beberapa minggu lalu rumah saya juga sempat diserang hama ulat bulu tersebut, namun berangsur hilang. Hama itu biasa berkembang biak di kondisi cuaca lembab seperti ini, terlebih ada batang mangga di depan rumah akan lebih mudah dia berkembang biak,” kata Ujang.

Ujang juga berharap dinas terkait bisa segera melakukan penyemprotan di sekitar kawasan tersebut, karena jika kondisi itu di biarkan dikhawatirkan hama tersebut akan terus berkembang biak dan dapat mengancam kenyamanan warga sekitar. “Sebab hama ulat bulu itu bukan sekadar menyelinap di pohon, namun hama tersebut juga masuk ke dalam rumah, untuk itu perlu segera dibasmi,” katanya.

Terkait dengan keluhan masyarakat tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan, Ir Darman MM yang coba dikonfirmasi Serambi tidak juga berhasil. Nomor ponsel yang biasa digunakannya sedang tidak aktif. Sementara kantornya sedang tutup karena Sabtu-Minggu libur.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved