Selangor Selamat di Menit Akhir
Selangor FA Malaysia di luar dugaan nyaris menuai noda ketika berjumpa klub amatir Makassar United dalam lanjutan turnamen
Peringkat ketiga Liga Super Malaysia harus menunggu hingga menit 90 +2 buat menyamakan kedudukan. Gol penyama datang dari striker asing asal Liberia, Francis Forkkey Doe, setelah memanfaatkan sepak pojok
Mohd Raimi. Bola lambung di depan gawang lawan disundul keras tanpa bisa ditangkap kiper Makassar United, Isra.
Jujur saja, Forkkey Doe hanya butuh waktu 15 menit tampil agar bisa mencetak gol balasan. Sebelum pemain berambut gimbal ini masuk, tim Selangor kewalahan mencetak gol. Padahal, mereka mendominasi tarung tersebut. Namun, peluang Abdul Shukur Jusoh dkk berhasil dipatahkan kiper Makassar United.
Arsitek Selangor FA, Indra Bakti Bin Agus Salim mengakui, kalau dia memang sengaja menyimpan Forkey Doe. Keputusan tersebut tidak lepas dengan kondisi dia yang baru bergabung selama sepekan. “Ketika kami tertinggal, dia meminta saya untuk memainkannya. Ternyata keputusan menurunkan Forkkey telah menyelamatkan kami dari kekalahan,” ungkap mantan pelatih Persipura musim 2007-2008 itu.
Indra Bakti secara terbuka menyatakan kalau dirinya tak puas dengan hasil imbang tersebut. Karena, selama 90 menit, tim Selangor tampil dominan dan menghasilkan sejumlah peluang. Sementara lawan, menurut Indra, hanya punya satu kans dan itu menghasilkan gol. “Kami harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya,” kata pelatih Selangor tersebut.
Sebelumnya, pada menit 72, Makassar United di luar dugaan berhasil unggul lebih dulu berkat Jackson Oson. Gol ini lahir dari tendangan bebas Marwal Iskandar ke dalam kotak penalti Selangor. Bola lambung disundul Alberto Sousa ke arah Jackson yang berdiri bebas. Sehingga Jackson pun langsung menghujamkan tendangan keras.
Sementara manajer Makassar United, Ryan Latief mengungkapkan, bahwa timnya sudah bermain maksimal. Hasil dalam turnamen ini, kata Ryan, tak lepas dari materi. Di mana, untuk pertandingan di Aceh, mereka hanya membawa pemain lapis kedua. “Sementara pemain utamanya telah kami jual,” ungkapnya.
Pun begitu, dia masih mengharapkan kalau di pertandingan pamungkas Grup A akan ada kejutan. Sehingga mereka masih menunggu hasil duel antara tuan rumah Atjeh FC versus Selangor. “Sepakbola tetap saja menghadirkan kejutan. Kami pun berharap akan ada kejutan, sehingga kami bisa lolos ke semifinal,” demikian Ryan Latief.(ran)