Sabtu, 6 Juni 2026

Brunei Menang Undian

Skuadra Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM) Brunei Darussalam akhirnya memastikan langkah ke semifinal

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Brunei Menang Undian
SERAMBI/BUDI FATRIA
Manejer DPMM Brunei Darussalam, Mohammad Ali (dua dari kanan) memperlihatkan hasil undian di ruang konferensi pers Stadion Harapan Bangsa petang kemarin. DPMM lolos ke semi final turnamen sepak bola internasional Piala Gubernur Aceh 2012.

* Liga Juara Malaysia Tersingkir

BANDA ACEH -Skuadra Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM) Brunei Darussalam akhirnya memastikan langkah ke semifinal turnamen sepakbola internasional Piala Gubernur Aceh 2012. Kepastian merebut  tiket babak empat besar didapat setelah memenangkan undian, kemarin petang.

Satu tiket tersisa  mendampingi Semen Padang sebagai jawara Grup B terpaksa dilakukan dengan undian. Pasalnya, DPMM serta Kelantan FA Malaysia memiliki nilai sama yakni 1. Kecuali itu, kedua klub juga mempunyai agregat gol sama yaitu 3-5. Kondisi tersebut membuat dua tim harus mempertaruhkan nasib melalui tos-tosan.

Pada pertandingan pertama, Semen Padang sukses menggebuk DPMM, 4-2. Kemudian, skuadra Kelantan sebagai juara Liga Super Malaysia musim 2011/2012 harus puas bermain imbang dengan DPMM, 1-1. Ternyata, di laga terakhir Grup B kemarin, Semen Padang kembali menang telak 4-2 atas Kelantan.

Setelah pertandingan juara Liga Indonesia, awak Semen Padang dengan Kelantan, perangkat pertandingan bersama panitia pelaksana terpaksa melakukan rapat mendadak di ruang tertutup. Setelah rapat selama 30 menit, perangkat pertandingan dan panitia pelaksana menuju ke ruang konferensi pers.

Inspektur Pertandingan (IP) asal Simalungun, Ngadiman Asri bersama ketua panitia, Ridwan Jamil memanggil perwakilan Kelantan dan DPMM. Tim DPMM diwakili oleh manajer, Mohammad Ali, serta pelatih Vjeran Simunic. Sementara pelatih Bojan Hodak menjadi utusan dari Kelantan FA.

Kemudian, Ngadiman meletakkan empat amplop berwarna putih di atas meja. Amplop pertama ini merupakan undian untuk mengambil amplop kedua yang bertuliskan winner (menang) atau lose (kalah). Mantan wasit nasional itu lebih dulu mempersilahkan Mohammad Ali untuk mengambil amplop. Kemudian, baru giliran Bojan.

Ternyata, manajer DPMM berhasil mendapat undian bertuliskan angka 1. Sementara Bojan memperoleh angka 2. Lagi-lagi, keberuntungan menjadi miliki klub negeri kaya itu. Ya, Mohammad Ali mendapatkan undian bertuliskan winner. Nasib tragis dialami juara Liga Super Malaysia. Saat amplop putih dibuka, Bojan Hodak memperoleh undian bertuliskan lose.

Usai memastikan kemenangan melalui undian, dua pelatih asal Kroasia di kubu DPPM dan Kelantan, Bojan Hodak serta Vjeran Simunic tanpa ragu langsung berangkulan. Bojan memberikan selamat kepada Simunic dan Mohammad Ali. Tak ada sedikitpun wajah kecewa di wajah arsitek Kelantan itu.

Manajer DPMM, Mohammad Ali usai penarikan undian kepada Serambi menyatakan, mereka merasa beruntung sehingga dapat bertahan di turnamen berhadiah Rp 250 juta. “Kami benar-benar dinaungi oleh faktor lucky. Kini saatnya kami memfokuskan diri untuk berlaga di babak semifinal,” kata Ali.(ran)

Itu Hal Biasa
SAYA rasa itu hal biasa jika penentuan tim pemenang dalam sepakbola ditentukan dengan undian. Kami harus menerima keputusan panitia pelaksana. Yang pasti, Kelantan telah bermain maksimal dan mampu menghibur penonton di Aceh. Ajang ini sangat bagus bagi kami karena sebagai bagian dari persiapan pra musim tim sebelum terjun ke Liga Malaysia.
* Bojan Hodak, Pelatih Kelantan FA.(ran)

Trigol Edward
JUARA Indonesia Primier League (IPL) musim 2011/2012, Semen Padang tampil sebagai juara Grup B turnamen sepakbola internasional Piala Gubernur Aceh 2012. Kemarin, di Stadion Harapan Bangsa, Fakhrurazi dkk sukses menghajar juara Liga Super Malaysia, Kelantan FA dengan skor telak 4-2.

Pahlawan bagi kemenangan pasukan Suhatman Imam ini layak diberikan kepada legiun asing asal Liberia, Edwars Wilson Junior. Pemain ini sukses mencetak hettrik ke gawang Kelantan. Trigol Edward di menit 24, 33, dan 61. Praktis, pemain kidal ini sekarang menjadi topskor dengan koleksi empat gol.

Sementara gol terakhir Kabau Sirah--julukan Semen Padang---dicetak pemain pengganti, M Rizal Hartono pada menit 63. Gol ini terhitung indah karena dilakukan lewat tendangan lob yang memperdayai kiper

Kelantan, Mohd Shahrizan Ismail. Usai menerima umpan Yo Hyu Ko, ia langsung melepaskan tendangan lob setelah melihat kiper lawan maju ke depan.

Sementara dua gol Kelantan dihasilkan sang kapten, Mohd Badri Mohd Radzi pada menit 26 setelah dia melewati pemain bawah Semen Padang. Gol kedua dilesatkan Dmitri Petratos pada menit 68 seusai menerima umpan matang Badri. Hingga laga bubaran, Kelantan kalah 2-4.

Manajer Semen Padang, Asdiansyah mensyukuri hasil maksimal setelah mereka tampil sebagai juara grup. Namun, sebelum kompetisi dimulai, Titus Bonai dkk ternyata masih memiliki kelemahan terutama di lini bawah. “Kita akan minta pelatih untuk membenahi sektor ini,” tegas Asdiansyah.(ran)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved