Jumat, 1 Mei 2026

Musim Konah Berakhir

Nasib center-bek PSLS Lhokseumawe asal Liberia, David Konah Batoe di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim 2013

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Musim Konah Berakhir
SERAMBI/MUHAMMAD HADI
CENTER-bek PSLS Lhokseumawe, David Konah Batoe yang ditemani istrinya sedang diperiksa oleh perawat di Rumah Sakit Harapan Bunda, Seutui, Banda Aceh, Rabu (27/2). Kaki kanan Konah terpaksa dioperasi setelah patah saat melawan Persiraja di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Selasa (26/2) petang
* Kaki Patah Sudah Dioperasi

BANDA ACEH - Nasib center-bek PSLS Lhokseumawe asal Liberia, David Konah Batoe di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim 2013 dipastikan sudah berakhir. Legiun asing mengalami patah kaki kanan saat menghadapi Persiraja di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Selasa (26/2) petang.

Informasi yang dikumpulkan Serambi kemarin, Konah sudah menjalani operasi kaki kanan di Rumah Sakit Harapan Bunda, Seutui, Banda Aceh, Selasa (26/2) malam. Kini pria jangkung harus beristirahat untuk menyembuhkan kakinya. Kemungkinan penampilannya saat menghadapi tim berjuluk Laskar Rencong menjadi awal sekaligus akhir dalam musim 2013.

Bahkan istri Konah, Norma kepada Serambi kemarin menyatakan dirinya sudah pasrah atas kejadian yang menimpa suaminya. Kemungkinan suaminya akan istirahat setahun. Ini berdasarkan pengalaman yang menimpa temannya saat patah kaki. Ibu dua anak ini pertama kali mendapatkan informasi patah kaki Konah dari manajemen PSLS, Selasa (26/2) malam.

Akibatnya wanita asal Jakarta ini kesulitan tidur sepanjang malam. Dia pun bertolak sendirian ke Banda Aceh dengan pesawat pada pukul 09.00 Wib.

“Ini menang resiko baginya sebagai pemain. Saya juga heran hingga akhir pertandingan tidak ada kabar darinya. Padahal biasanya kalah menang setiap akhir pertandingan tetap SMS atau telepon mengabari hasilnya. Tapi ini tidak ada kabar hingga dihubungi manajemen PSMS dan rekannya Raul. Sebenarnya saya tidak punya firasat apa-apa, tapi hari itu sebelum kejadian, anak saya menangis terus menerus,” ujar Norma dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Norma, dirinya juga sudah memberi tahu keluarga Konah di Liberia. Kakaknya yang menerima telepon menangis begitu mendengar kabar Konah patah kaki. Konah merupakan anak terakhir dari lima bersaudara. Dirinya berharap Konah supaya bisa cepat sembuh dan dapat bermain bola lagi mengingat usianya yang masih muda.

“Konah sudah tiga musim main di PSLS. Dia juga sangat senang di sini, dan saya juga merasa tenang jika Konah main di Aceh. Saya berterima kasih kepada pihak PSLS Lhokseumawe yang peduli terhadap Konah. Tapi saya juga berharap agar pihak Persiraja datang menenemui saya. Mungkin ini bisa membuat saya sedikit tenang, apalagi sebagai orang Timur kita punya sikap yang cukup baik,” harap Norma.

Seperti diketahui, kejadian yang menimpa legiun asing asal Liberia di menit 26 ini cukup mengejutkan pemain kedua tim. Karena pemain kelahiran 12 Desember 1984 ini menendang bola cukup keras dan elkapiten Persiraja Erik Saputra berusaha menghadangnya dengan kaki. Benturan kaki pun tak bisa dielakkan dan Konah mengeram kesakitan hingga pemain lain langsung berteriak memanggil tim medis.

Akibatnya pemain dengan tinggi 183 cm ini terpaksa ditanduk ke luar lapangan dan mendapat pertolongan pertama dari tim medis PMI. Setelah itu petugas medis memboyong pemain yang memakai nomor punggung 25 ini dengan mobil Ambulance ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUZA Banda Aceh.(adi)

Tunggu Hasil Medis
KAMI sudah menjeguk Konah di rumah sakit tadi malam (Selasa malam-red). Dia juga sudah dioperasi langsung malam itu. Paginya baru para pemain balik ke Lhokseumawe untuk persiapan menjamu Persija Jakarta. Sampai kapan dia akan sembuh, kami belum bisa mengambil kesimpulan. Tapi kami akan menunggu hasil medis terkait kondisi Konah. Kondisi ini mungkin cukup merugikan bagi tim karena kami kehilangan dia mulai pertandingan pertama.
* Nasrul Koto, Pelatih PSLS Lhokseumawe.(adi)

Lini Bawah Terancam
TIM PSLS Lhokseumawe kini dalam kondisi berduka. Hal ini tidak lepas akibat David Konah Batoe patah kaki. Sehingga, pertahanan PSLS kini dalam posisi terancam. Pun begitu, mereka tetap akan mengandalkan M Isa, Indra Gunawan, dan Putra Habibi.

CEO PSLS Lhokseumawe, Sofyan Abdullah, Rabu (27/2) menyebutkan, kalau Konah masih dirawat di Banda Aceh. Dengan kondisi Konah sekarang, kecil peluang dia bisa bermain bersama PSLS sepanjang kompetisi. “Sedangkan untuk menarik pemain asing lain secara aturan sudah tak bisa lagi. Bila pun bisa, berarti nanti saat hendak di mulai putaran kedua,” jelasnya.(bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved