Opini
Aceh Besar Pinto Kutaraja
POTENSI sumber daya alam di Aceh Besar sangat kaya, potensi tersebut tersebar di 23 kecamatan dari segala sektor; pertanian, peternakan
Maka, hendaknya pemerintahan Aceh Besar dapat melakukan intervensinya pada level kebijakan (elite level) guna menumbuhkan motivasi dan komitmen bagi kuatnya gagasan dan pemikiran politik-ekonomi. Kebijakan ini dapat mendorong terbangunnya agenda pengelolaan sumber daya alam yang manageable dan tepat sasaran.
Keadaan tersebut mempermudah intervensi pemerintah dalam memperkuat sosial-budaya (grass-root level), masyarakat menjadi mampu untuk menempatkan dirinya dengan perkembangan daerahnya sendiri. Kekuatan sosial-budaya itulah yang menjadi benteng kokoh untuk berinteraksi dengan perkembangan global yang semakin hari semakin dekat dengan Aceh. Jika para pimpinan Aceh Besar tidak mempersiapkan diri dan masyarakatnya, maka Aceh Besar terus berkutat pada kontradiksi internal yang tak berujung.
Akhirnya, penulis mengharapkan pada masyarakat Aceh Besar khususnya dan Aceh secara umum untuk terus melakukan inisiatif-inisiatif baru guna menciptakan gagasan dan mengimplementasikannya lewat aksi-aksi nyata. Perbedaan kelompok, etnis, agama dan pemahaman hendaknya kita pertemukan dalam kepentingan politik-ekonomi Aceh yang terkelola untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Aceh di mata dunia.
* Juanda Djamal, Sekjen Konsorsium Aceh Baru. Email: joe.ougex@gmail.com