Kamis, 28 Mei 2026

Mobil Masuk Jurang, 1 Tewas, 9 Luka-luka

Mobil Toyota Avanza hitam BK 1902 KE yang disopiri Jaya Miko (20), warga Tapak Moge, Kecamatan Kute Panang, Aceh Tengah

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Mobil Masuk Jurang, 1 Tewas, 9 Luka-luka
SERAMBI/FERIZAL HASAN
Muhammad Said (5), bocah korban kecelakaan mobil Avanza yang terjungkal ke jurang sedalam 15 meter Bireuen-Takengon Kilometer Km 29 kawasan Cot Panglima, Desa Suka Tani, Kecamatan Juli, Bireuen, Selasa (11/6) malam dirawat di ruang UGD RSUD dr Fauziah Bireuen.
BIREUEN – Mobil Toyota Avanza hitam BK 1902 KE yang disopiri Jaya Miko (20), warga Tapak Moge, Kecamatan Kute Panang, Aceh Tengah, terjungkal ke jurang sedalam 15 meter di lintasan nasional Bireuen-Takengon Km 29, tepatnya di kawasan Cot Panglima, Desa Suka Tani, Kecamatan Juli, Bireuen, Selasa (11/6) pukul 23.00 WIB.

Akibat kecelakaan itu, seorang penumpang, Halimah (45), warga Desa Syurajadi, Kecamatan Weh Pesam, Bener Meriah, meninggal beberapa saat setelah dirawat di RSUD dr Fauziah Bireuen. Sedangkan sopir dan delapan penumpang lainnya luka-luka. Di antara yang terluka bocah lima tahun, bernama Muhammad Said, anak dari almarhumah Halimah.

Mereka seluruhnya warga Desa Syurajadi, Kecamatan Weh Pesam, Bener Meriah dan saling berhubungan keluarga, kecuali sang sopir.

Diperoleh informasi Rabu (12/6) dini hari, para penumpang Avanza itu baru pulang menjenguk keluarganya yang dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia Lhokseumawe. Satu keluarga itu merental mobil Avanza sekalian sopirnya. Dalam perjalanan pulang, nahas pun menimpa. Mobil yang mereka tumpangi terjun ke jurang.

Saat kejadian, kawasan Cot Panglima memang sedang dilanda angin kencang dan hujan gerimis, sehingga jalan licin. Diduga, sopir melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga setiba di tikungan tajam, pengemudi mobil hilang kendali dan mobil itu pun masuk jurang. Seluruh penumpang terjepit dalam mobil. Sekitar 30 menit kemudian baru ada pengendara mobil lain yang melintas. Mereka pun ditolong.

Seluruh korban dievakuasi ke RSUD dr Fauziah naik pikap L-300 milik si pelintas maupun ambulans rumah sakit tersebut. Tapi setiba di rumah sakit, Halimah mengembuskan napas terakhir. Pagi kemarin jenazah korban dibawa pulang ke Bener Meriah, sedangkan beberapa korban lainnya masih dirawat di RSUD dr Fauziah Bireuen.

Menurut Rinaldi, dokter yang menangani mereka, korban meninggal setelah mengalami pendarahan di telinga dan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Sementara, sopir mengalami syok berat sehingga butuh observasi medis di rumah sakit tersebut. (c38)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved