Prof Syahrizal: KWPSI Protektor Syariat Islam

Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, Prof DR. Syahrizal Abbas, mengapresiasi peran aktif media di Aceh dalam mengawal

BANDA ACEH - Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, Prof DR. Syahrizal Abbas, mengapresiasi peran aktif media di Aceh dalam mengawal pelaksanaan syariat Islam, sebagai aturan yang dilindungi oleh konstitusi negara Republik Indonesia. Syahrizal berharap para wartawan yang tergabung dalam Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) menjadi protektor atau benteng syariat Islam di Aceh.

Pernyataan itu disampaikan Prof Dr Syahrizal Abbas dalam pertemuan dengan pengurus KWPSI, di Ruang Rapat Dinas Syariat Islam, di Banda Aceh, Rabu (12/06) pagi. “Wartawan memiliki peran yang cukup besar dalam membentuk opini terhadap pelaksanaan syariat Islam. Kami sangat apresiasi ketika para wartawan di Aceh juga ikut peduli dengan membentuk Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI),” ungkap Prof Syahrizal.

Dalam pertemuan itu, Kadis Syariat Islam Prof Syahrizal Abbas didampingi oleh Sekretaris Dinas Syariat Islam Usamah El-Madny, serta para kepala UPTD di lingkup dinas itu. Sementara dari KWPSI hadir antara lain, Wakil Koordinator Imran Joni, Sekjen Muhammad Saman, Jubir Azhari, Bendahara Munawardi Ismail, Manajer Program Hayatullah Zubaidi, dan sejumlah pengurus lainnya.

Menurut Syahrizal  keberadaan media dalam upaya penerapan Syariat Islam di Aceh sangatlah penting dan strategis. “Dengan akses yang luas media dapat memberi info yang tepat, akurat, benar, dan objektif terkait Syariat Islam di Aceh,” kata Syahrizal.

Lebih lanjut Syahrizal sangat mengharapkan peran maksimal media bersama elemen masyarakat lainnya dalam implementasi syariat Islam di Aceh, terutama  dalam rangka melindungi pelaksanaan syariat Islam dari berbagai fitnah dan penyebaran opini sesat yang berujung pada terbentuknya stereotype negative terhadap performa Syariat Islam Aceh. “Media di Aceh harus menjadi protektor Syariat Islam dari berbagai  ancaman penjuru mata angin,” tegas Guru Besar IAIN Ar-Raniry ini.

Terkait dengan keberadaan KWPSI, Syahrizal menyambutnya dengan penuh apresiatif. “Insya Allah, ke depan KWPSI akan menjadi salah satu mitra strategis sekaligus think tank Dinas Syariat Islam Aceh”, tegas alumni Lemhannas ini.

Dia berharap, KWPSI dapat membantu Dinas Syariat Islam Aceh mengkomunikasi berbagai langkah pelaksanaan Syariat Islam di Aceh kepada semua pihak. “Karena tanpa komunikasi yang baik dan benar akan ada pihak yang bingung, salah piker dan salah bertindak terkait Syariat Islam di Aceh,” jelas Syahrizal.(nal/ari)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved