Breaking News:

Yayasan SCLI Pamerkan Tuntung Laut

Dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Aceh Tamiang Ke XI, Yayasan Satu Cita Lestari Indonesia (SCLI)

Editor: hasyim

LANGSA - Dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Aceh Tamiang Ke XI, Yayasan Satu Cita Lestari Indonesia (SCLI), ambil bagian memamerkan hasil kerjakeras mereka dalam pelestarian satwa lindung spesies tuntung laut (Batagur Borneoensis), yang ada di kawasan pesisir Aceh Tamiang. Pameran tersebut berlangsung lima hari sejak Senin (30/6) hingga Jumat (4/7), di lapangan Istana Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Pameran Tuntung Laut terselenggara atas kerjasama Yayasan SCLI dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tamiang, selain memamerkan tukik tuntung sejenis kura-kura dan memamerkan sejumlah hewan dilindungi dan langka lainnya, seperti beruang madu, landak, buaya muara, burung beo, burung nuri bayan, burung murai batu dan lain sebagainya.

Pembina Yayasan SCLI, Joko Guntoro Ssos, kepada wartawan, Rabu (3/7) mengatakan, terkait kegiatan pelestarian spesies tuntung laut, pihaknya komit dan memastikan untuk tetap meningkatkan kerjasamanya dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, serta pihak terkait lainnya dalam melestarikan tuntung laut di Kabupaten Aceh Tamiang. Joko Guntoro yang juga merupakan peneliti satwa langka ini menyebutkan, program kerja Yayasan SCLI selama lima tahun ke depan dalam penanganan satwa langka yang nyaris punah ini.

“Dalam lima tahun ke depan, kita berharap dapat menetaskan sekitar 600-800 tukik tuntung dan melepas ke habitat aslinya, yang ada di Aceh Tamiang, Hal ini sebagai upaya kita untuk meningkatkan dan mencegah punahnya populasi tuntung  yang saat ini jumlah populasinya mulai menyusut di alam ini. Mungkin saat ini jumlahnya hanya sekitar ratusan individu dewasa,” katanya.

Ketua Yayasan SCLI, Yusriono menambahkan, tuntung laut tersebut saat ini menempati urutan ke-25 kura kura paling terancam punah di dunia. Keikutsertaan dalam pameran ini merupakan momentum paling tepat yang dijadikan sebagai media memperkenalkan spesies tuntung laut kepermukaan publik.  (c42)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved