Penumpang KM Kelud Tak Miliki Tiket Diturunkan Secara Paksa
Kacab PT Pelni tersebut memperkirakan, banyaknya penumpang naik tanpa tiket akibat adanya permainan calo,
Laporan : Parlaungan Lubis | Sumatera Utara
SERAMBINEWS.COM, BELAWAN - Ratusan penumpang Kapal Motor (KM) Kelud tak memiliki tiket yang terlanjur naik ke kapal di Pelabuhan Belawan, Selasa (27/08), diturunkan secara paksa, setelah disweeping petugas PT Pelni dan Syahbandar Pelabuhan Belawan, Medan.
Hasilnya, ternyata banyak penumpang yang tak memiliki tiket resmi naik ke kapal setelah diduga “bermain” dengan para calo serta oknum petugas tertentu.
Kacab PT Pelni Medan- Belawan, Halim Prahdana kepada serambinews.com, membenarkan adanya kegiatan sweeping yang dilakukan petugas PT.Pelni dan Syahbandar Pelabuhan Belawan, KPLP dan kepolisian terkait maraknya penumpang naik ke kapal tak memiliki tiket.
Dari 2.100 penumpang yang terlanjur naik ke atas KM Kelud, setelah disweeping, penumpang yang resmi membeli tiket di loket hanya tinggal sekitar 1.776 penumpang saja, dan diperbolehkan “berlayar” menuju Pelabuhan Batam dan Tanjung Periok - Jakarta.
Kacab PT Pelni tersebut memperkirakan, banyaknya penumpang naik tanpa tiket akibat adanya permainan calo, dan tak benar KM.Kelud mengangkut penumpang hingga over kapasitas. “Kami juga tak pernah diskomunikasi dengan pihak Kesyahbandaran Belawan, tentang adanya dugaan over kapasitas,” kata Halim kepada serambinews.com,.(*)