Banda Aceh Kembangkan Budidaya Tiram Laut

Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Banda Aceh, menjajaki pengembangan tiram laut yang dibudidayakan di kawasan tambak.

BANDA ACEH - Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Banda Aceh, menjajaki pengembangan tiram laut yang dibudidayakan di kawasan tambak. “Selama ini, tiram laut hidup liar di areal pertambakan. Ke depan, kami akan mencoba membudidayakannya di kawasan tertentu, sehingga menguntungkan petani tambak,” kata Kepala DKPP Kota Banda Aceh Bakhtiar di Banda Aceh, Jumat.Ia mengatakan, harga jual tiram laut cukup menjanjikan dan budi dayanya juga tidak terlalu sulit, tidak seperti udang atau bandeng, yang selama ini dikembangkan masyarakat pesisir di Kota Banda Aceh.

“Ada beberapa areal pertambakan yang akan dijadikan lokasi percontohan pengembangan tiram laut ini, seperti di Kecamatan Meuraxa, Kutaraja, dan Syiah Kuala,” katanya.Rencananya, kata dia, pengembangan budi daya tersebut mulai dilakukan tahun 2014. Saat ini, DKKP Kota Banda Aceh sedang mencari lahan representatif untuk pengembangan budi daya tiram.

“Tahap pertama, kami mencoba membina tiga hingga lima kelompok masyarakat yang terlibat membudidayakan tiram. Jika ini berhasil, selanjutnya akan dikembangkan di areal pertambakan yang ada di daerah ini,” kata dia. Bakhtiar menyebutkan, selama ini tiram laut dibiarkan hidup liar di areal pertambakan. Masyarakat yang berprofesi sebagai pencari tiram harus berendam hingga 12 jam lamanya hanya untuk mendapatkan dua bambu atau empat liter tiram. “Apabila nantinya dibudidayakan, kata dia, petani tambak atau pencari tiram tidak perlu berlama-lama berendam mencari tiram. Mereka tinggal mengambilnya di tempat tiram dibudidayakan,” ungkap Bakhtiar.(ant)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved