PKA VI

Samurai Subulussalam Pikat Pengunjung

Pedang Samurai yang dipamerkan di Anjungan Kota Subulussalam pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 6,

BANDA ACEH - Pedang Samurai yang dipamerkan di Anjungan Kota Subulussalam pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 6, berhasil menarik perhatian pengunjung PKA. Pedang Samurai ini merupakan peninggalan Jepang ketika Jepang menjajah Subulussalam.

Wujud pedang Samurai ini tak seperti pedang pada umumnya. Pedang ini memiliki 5 mata pisau, yaitu 1 pisau utama yang berukuran paling besar, lalu ada 3 kantong pisau berukuran sekitar 20cm di salah satu sisi sarung pedang utama, dan satu pisau lainnya di ujung gagang pedang.

“Pedang ini berusia hampir 70 tahun, yaitu sejak zaman penjajahan Jepang di Indonesia,” terang Bahauddin, ahli waris yang kini merawat pedang Samurai ini, ketika dihubungi Serambi, Jumat (27/9).

Selain pedang Samurai, anjungan Subulussalam juga memamerkan tongkat milik Raja Sultan Daulat yang dahulu memerintah daerah Subulussalam. Menurut Ali Imran, staf Perhubungan Darat Subulussalam, tongkat ini pemberian Sultan Iskandar Muda, sebagai amanah untuk menjaga keamanan wilayah Selatan Aceh.

Beberapa benda kuno lain yang juga dipamerkan di anjungan Subulussalam yaitu uang kuno, kendi Aceh, piring yang digunakan serdadu Belanda, alat perang kerajaan, dan peralatan rumah tangga unik. Pemajangan benda-benda kuno di anjungan Subulussalam ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mengenal sejarah kota tersebut.(*)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved