Penghasilan Bisa Mencapai Rp 38 Juta Sebulan

Informasi diperoleh Serambi, penghasilan dokter spesialis di RSUD Teungku Peukan, Kabupaten Abdya yang berstatus

Informasi diperoleh Serambi, penghasilan dokter spesialis di RSUD Teungku Peukan, Kabupaten Abdya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa mencapai  Rp 38 juta/bulan. Penghasilan tersebut  terdiri dari gaji PNS bulanan, tunjangan kelangkaan profesi, dan jasa medis. Sedangkan dokter spesialis dengan perjanjian ikatan kontrak menerima penghasilan Rp 21,5 juta/bulan.

Rinciannya, bagi seorang dokter spesialis berstatus PNS, selain menerima gaji sekitar Rp 3 juta per bulan, juga juga menerima Tujungan Kelangkaan Profesi sebesar Rp 15 juta/bulan. Selain ini menerima jasa medis (pelayanan kesehatan) yang jumlahnya pada kisaran belasan juta sampai puluhan juta/orang. Jasa medis dibayar oleh rumah sakit yang sudah ber status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bersumber dari pendapatan rumah sakit, yaitu dari pencairan klaim Jamkesmas, Askes, dan JKA.

Menurut Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar, besaran jasa medis yang diterima masing-masing dokter spesialis PNS tidak sama. Karena, dihitung berdasarkan jumlah pasien yang ditangani setiap bulan. “Ada dokter spesialis yang menerima belasan juta, Rp 20 juta dan ada Rp 30 juta/bulan. Jumlahnya tidak sama,” ungkap Ramli Bahar yang juga Plt Diretur RSUD Teungku Peukan, itu.

Nah, apabila ketiga unsur pendapatan itu (gaji PNS Rp 3 juta, tunjangan propofesi Rp 15 juta per bulan, dan jasa medis Rp 20 juta per bulan) ditambahkan, maka besaran penghasilan seorang dokter spesialis di RSUD Abdya yang berstatus PNS bisa mencapai Rp 38 juta per bulan. Tentu saja penghasilan dokter spesialis di rumah sakit lain, misalnya di Banda Aceh atau kota-kota lain bisa lebih besar atau lebih kecil dari itu.

Selain dana tersebut, kepada sebagian dokter spesialis, juga diberikan dana sewa rumah berjumlah Rp 15 juta/tahun, juga sebagian di antara mereka mendapat fasilitas kendaraan, berupa mobil dinas. Bahkan juga ada dokter spesialis yang buka praktik pada sore hari.(zainiun yusuf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved