Pilkada Subulussalam

Jangan Merugikan Masyarakat

KAPOLRES Aceh Singkil Anang Triarsono meminta masyarakat dan para kandidat menghormati hasil pleno KIP

Editor: bakri
Azhari Tinambunan alias Buyung Bahagia dan Zulyadin aksi pasangan ASLI dan AMAL mengamuk sambil mengacung-acungkan tangannya kearah komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam memprotes rapat pleno yang digelar, Senin (4/11/2013) karena dinilai melanggar aturan. SERAMBI/KHALIDIN 

KAPOLRES Aceh Singkil Anang Triarsono meminta masyarakat dan para kandidat menghormati hasil pleno KIP. “Jika keberatan dengan hasil pleno tersebut, maka dapat melakukan gugatan lewat jalur hukum yakni ke Mahkamah Konstitusi (MK) bukan dengan aksi-aksi yang dapat merugikan masyarakat luas,” ujarnya.

Kapolres Anang juga membantah pengamanan rapat pleno KIP kemarin, berlebihan. Menurutnya, dalam sistem pengamanan mereka memiliki protap dan bila ada hal-hal yang diluar kendali maka dibackup dari polres lain yang serayon.

Kapolres Anang juga menegaskan bahwa polisi bukan mengamankan kandidat yang menang, tapi memberi pengamanan terhadap masyarakat secara umum, fasilitas pemerintah serta intinya mengawal jalannya tahapan pilkada hingga selesai.

Data diperoleh Serambi, pengamanan rapat pleno KIP Subulussalam kemarin melibatkan tiga Polres, yakni Singkil, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.

Anggota DPRK Subulussalam, Bakhtiar Husein menilai pengamanan pleno pilkada dilakukan secara berlebihan. “Saya melihat kepolisian terlalu berlebihan dalam pilkada ini, sampai-sampai dibakcup tiga Polres ditambah lagi Brimob dan kompi TNI, apakah ini mau perang,” kata Bakhtiar.(kh)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved