Rabu, 10 Juni 2026

Gempa Aceh

Korban Gempa Pertanyakan Dana Rehab Rumah

Korban gempa mempertanyakan realisasi dana rehab rumah yang belum cair. Dana tersebut dengan total semuanya Rp 4,5 miliar yang

Tayang:
Editor: bakri

SIGLI - Korban gempa mempertanyakan realisasi dana rehab rumah yang belum cair. Dana tersebut dengan total semuanya Rp 4,5 miliar yang diperuntukkan untuk korban gempa di Kecamatan Tangse, Mane, Geumpang dan Kecamatan Glumpang tiga. Setiap korban gempa mendapatkan dana bantuan Rp 25 juta.

“Janji Pemkab dua bulan lagi dana tersebut dicairkan, tapi hingga kini dana rehab rumah itu belum dibayar,” kata Aidinur, warga Gampong Keune, Kecamatan Gempang, Pidie, Sabtu (9/11).         

Kata Aidinur, korban gempa sangat mengharapkan dana rehab rumah segera cair. Jika gagal pencairan dana tersebut tahun 2013, maka dana rehab rumah korban gempa akan jadi sisa anggaran dan kembalikan. Karena pada tahun 2014 dana tersebut tidak bisa dicairkan kembali. “Kami patut mempertanyakan kejelasan dana rehab dana tersebut. Kami sebagai korban gempa sangat membutuhkan dana bantuan itu,” tambah warga Gampong Keune tersebut.

Karena, kata Aidinur, saat ini ada sebagian korban gempa di Kecamatan Geumpang masih menempati tenda bantuan Dinas Sosial Aceh. Kecuali itu, korban gempa juga menumpang di rumah saudara mereka. Belum lagi korban gempa terganggu aktivitas sebagai petani karena masih memikirkan rumah mereka belum kunjung dibangun pemerintah. “Seharusnya Pemkab mengetahui nasib korban gempa, terutama yang tinggal di kawasan pergunungan seperti Gempang, Tangse dan Mane. Untuk itu, pemerintah harus mempercepat pencairan dana tersebut,”pinta Aidinur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi SSos, yang dihubungi Serambi mengatakan, dana bantuan penanganan gempa untuk rehab rumah Rp 25 juta per orang dibayar secara bertahap via rekening kelompok masyarakat (Pokmas) korban gempa. Hingga kini, dana tahap pertama sebesar Rp 10 juta (40 persen) telah dikirim, Selasa (2/11). “Jadi tidak benar dana tersebut belum kami kirim,” kata Apriadi.

Sementara dana tahap kedua, katanya, akan dikirim jika Pokmas telah mempertanggungjawabkan dana tahap pertama. “Ada juga warga secara personal meminta dana tahap dua. Tapi, kita tidak melayani karena pencairan dana tersebut secara kelompok. Dana itu untuk rehab atau buat rumah baru,” katanya.(naz)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved