KNIA Tertutup Kabut, Lion Dialihkan ke SIM
Ada dua pesawat yang dialihkan. Satu lagi Citilink, tapi ini ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau.
Laporan: Rahmad Wiguna | Sumatera Utara
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Pesawat Lion Air JT 380 terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh setelah proses pendaratan di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang diganggu kabut tebal, Jumat (31/1/2014).
Pengalihan itu terpaksa dilakukan karena jarak pandang di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang hanya berkisar 300 meter hingga 1000 meter. "Ada dua pesawat yang dialihkan. Satu lagi Citilink, tapi ini ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau. Keduanya dari Soekarno Hatta," kata Airport Duty Manager KNIA Djamal Amri ketika dikonfirmasi serambinews.com, Jumat (30/1/2014).
Kondisi itu kata dia juga membuat sejumlah pesawat holding (bertahan di udara). Namun menjelang siang, aktivitas penerbangan sudah normal, dan kedua pesawat yang dialihkan sudah mendarat di Bandara Internasional Kualanamu.
"Jarak pandang saat ini 1500 hingga 2000 meter. Sudah layak untuk penerbangan," tandasnya.