Serambi Kuliner

Minuman Khas Berbuka Puasa

BILA Anda melintasi Kabupaten Bireuen, rasanya belum lengkap bila belum mencicipi lincah mameh (rujak manis) Kutablang

Editor: hasyim

BILA Anda melintasi Kabupaten Bireuen, rasanya belum lengkap bila belum mencicipi lincah mameh (rujak manis) Kutablang. Minuman khas berbuka puasa tersebut rasanya sangat manis, sedap, dan nikmat. Kecuali itu, campuran buah-buahan segar bisa membangkitkan stamina setelah seharian berpuasa.

Tidak heran jika masyarakat Bireuen sudah terbiasa berbuka puasa dengan segelas lincah mameh Kutablang. “Rasa lincah mameh Kutablang menggoda, tidak cukup kita minum satu gelas, pasti harus tambah,” kata Ernita, ibu rumah di Kota Juang.

Di Aceh, tidak ada yang tidak tahu tentang lincah mameh Kutablang. Dengan namanya yang sudah mendunia itu, lincah mameh Kutablang dari tahun ke tahun juga tidak berubah rasa, warna, dan kekhasannya. Tidak hanya bulan puasa, di hari-hari biasa pengunjung juga sering mangkal di warung rujak tersebut.

“Saya tidak hanya bulan puasa saja membeli rujak manis Kutablang. Hari-hari biasa kalau lewat Kutablang atau mau ke Lhokseumawe, tetap singgah membeli rujak manis Kutablang untuk keluarga,” ungkap Erni.(*)

RESEP

Bahan
- Nenas
- Jambu
- Mangga
- Sawo
- Timun
- Jambu
- Mentimun
- Pepaya
- Jeruk bali
- Kuini
- Mancang
- Bengkuang
- Cabai rawit
- Gula pasir

Cara Membuat
- Semua buah-buahan dikupas kulitnya
- Lalu dibersihkan dengan air hangat atau air bersih
- Kemudian buah diparut
- Campurkan gula pasir putih
- Tambahkan cabai rawit
- Tambahkan air secukupnya
- Lincah mameh Kutablang siap dinikmati

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved