Super Ball
Muhammad Zuhdi, Kapten Berwibawa
SORE itu, Sabtu (15/3), Muhammad Zuhdi sedang sibuk memasukkan baju ke dalam tasnya. Setelah baju, sepatu
SORE itu, Sabtu (15/3), Muhammad Zuhdi sedang sibuk memasukkan baju ke dalam tasnya. Setelah baju, sepatu dan perlengkapan lain dibenamkan ke dalam tas ransel warna hitam. Lalu dengan sigap Zuhdi segera menuju ke sekretariat Sekolah Sepakbola (SSB) Patriot Pantonlabu, Aceh Utara. Di sana sejumlah remaja tanggung juga sudah setia menunggu kedatangannya. Ya, Zuhdi memang adalah salah satu pemain inti di SSB Patriot. Dia juga menjabat kapten di tim juara Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2014 Regional Aceh tersebut.
Lalu, pukul 18.00 WIB, semua punggawa tim SSB Patriot Pantonlabu berangkat ke Banda Aceh untuk mengikuti turnamen sepakbola. Anak bungsu dari tiga bersaudara itu adalah ‘komandan’ di tim asal Tanah Jambo Aye itu. Manajer SSB Patriot Pantonlabuj Rabu Juli memilih Zuhdi sebagai kapten tim dalam semua pertandingan yang pernah diikuti SSB Patriot. Jatuhnya pilihan kepada Zuhdi karena dia termasuk salah satu pemain yang memiliki jiwa memimpin dan berwibawa dari pemain lain.
Zuhdi termasuk pemain yang paling disegani pemain lainnya dalam tim SSB Patriot. Dia pandai mengatur dan memotivasi teman-temannya saat pertandingan. Putra pasangan Azizah/A Hamid itu mulai bergabung dengan SSB Patriot Pantonlabu sejak masih duduk kelas empat SD, tepatnya pada tahun 2011.
Di usianya yang baru menginjak 10 tahun, bakat Zuhdi mulai terlihat saat mengikuti latihan. Dalam beberapa kali pertandingan di Langsa hingga ke Medan, Sumatera Utara (Sumut), Zuhdi juga berhasil mencetak sejumlah gol. “Kalau nggak salah di Medan dua gol. Kemudian di Langsa juga, tapi sudah lupa jumlahnya,” ujar Zuhdi.
Selama mengikuti latihan, Zuhdi juga jarang absen alias berhalangan. Bahkan pelatih juga menambah latihan khusus kepadanya, karena dia selain berbakat juga sanggup mengikuti latihan tambahan. “Dia (Zuhdi) rajin dan serius mengikuti latihan, sehingga mudah kita didik dia,” ujar sang Manajer Rabu Juli.
Dia memaparkan, selama ini Zuhdi memang lebih banyak dipercaya untuk memimpin tim saat bertanding di lapangan. “Postur tubuhnya cukup bagus, bahkan lebih tinggi dari teman-temannya. Saat latihan dia juga tidak dongkol meskipun ada latihan berat baginya,” ujar Rabu Juli.(jf)