Breaking News:

Opini

Air dan Kampanye Pemilu

PERINGATAN Hari Air Sedunia (World Water Day) yang ditetapkan pada setiap tanggal 22 Maret, diupayakan untuk menarik perhatian publik

Editor: hasyim

Oleh Yelli Sustarina

PERINGATAN Hari Air Sedunia (World Water Day) yang ditetapkan pada setiap tanggal 22 Maret, diupayakan untuk menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan. Akan tetapi, sepertinya tidak untuk tahun ini, perhatian publik lebih terfokus kepada isu politik menyambut Pemilu 2014.

Jika pada tahun lalu ada kampanye atau pameran tentang peringatan Hari Air Sedunia, tapi sekarang lebih banyak kampanye para calon anggota legislatif (caleg) yang bertarung untuk memperebutkan kursi dewan. Jadi, banyak masalah kesehatan yang tersembunyi akibat tertupnya oleh masalah politik yang semakin hari semakin memanas.

Apalagi di negeri yang namanya syariat ini, masalah nyawa tidak dipermasalahkan lagi. Dengan gampangnya untuk sebuah kekuasan, bunuh-membunuh sudah menjadi sebuah trend. Katanya nanggroe syariat, hukum Islam harus ditegakkan, jika ada yang membunuh tentu harus di-qisas atau pun dibunuh, tapi sampai sekarang belum ada satu orang pun yang di-qisas atas nyawa-nyawa yang telah tebunuh tersebut.

Seperti itulah kurang lebih keadaan Aceh sekarang, berbagai isu politik diekpos, pertikaian antara caleg A dan B dibahas, masalah kampanye partai diutamakan, namun masalah kesehatan termasuk soal ketersediaan air bersih sepertinya agak terlupakan.

Adakah terdengar jeritan rakyat atas masalah-masalah hidup mereka? Masalah kesehatan masih menjadi hal yang utama di Aceh. Selain masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta masalah-masalah kesehatan lainnya seperti penyakit menular dan degeneratif, masalah air bersih masih menjadi keluhan bagi masyarakat Aceh.

Air yang merupkan sumber kehidupan dan kebutuhan pokok utama bagi manusia, masih menjadi kendala dalam mendapatkannya. Hal ini sebenarnya penting untuk ditelaah lebih jauh bagi para pemimpin terhadap apa yang dibutuhkan rakyatnya, bukan sibuk mengampanyekan diri supaya terpilih lagi dalam pemilihan tahun ini.

 Krisis air bersih
Hari ini merupakan Hari Air Sedunia. Banyak yang tidak mengetahuinya tentang peringatan ini, atau ada yang tau tapi tidak mau tau karena kurangnya kepedulinya terhadap air yang merupakan sumber kehidupan.

Menurut sejarahnya, Hari Air Sedunia (World Water Day), ditetapkan melalui Resolusi PBB Nomor 147/1993. Inisiatif peringatan ini dibuat untuk menyadarkan kita akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang layak pakai dan aman dikonsumsi.

Melihat kondisi air bersih yang ada di Aceh, sepertinya butuh perhatian lebih jauh mengingat air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Walaupun Aceh mempunyai banyak sumber mata air, tidaklah menjamin bahwa rakyat Aceh mendapatkan air bersih setiap saat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved