Breaking News

Serambi Property

Perumahan Murah Dipacu

Perumahan murah bersubsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus dipacu

Editor: bakri

* REI Perbanyak Lokasi

BANDA ACEH - Perumahan murah bersubsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus dipacu pembangunannya. Dengan harga terjangkau, antara Rp 88 juta sampai Rp 115 juta/unit, bahkan bisa mendapat KPR bersubsidi dengan suku 7,25 persen pertahun telah menjadi pilihan masyarakat.

Ketua REI Aceh, Zulfikar SE Ak, Sabtu (29/3) menyatakan pembangunan perumahan murah akan terus diperbanyak di Aceh. Dia menjelaskan untuk wilayah barat dan selatan akan difokuskan di Meulaboh, Aceh Barat dengan rencana 100 unit lebih.

Dia mengakui, permintaan rumah murah terus bermunculan, sehingga pihaknya akan terus berupaya menyediakan rumah berharga terjangkau bagi masyarakat. “Kami tetap komit membangun perumahan murah di Aceh, dan saat ini masih terfokus di Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujarnya.

Direktur BS Property ini yang menjadi pelopor pembangunan perumahan murah Aceh di Blangbintang, Aceh Besar melalui Perumahan Griya Angkasa menambahkan sejumlah developer juga ingin membangun perumahan murah. “Berdasarkan target 2014 yang telah ditetapkan REI Pusat, maka REI Aceh akan berupaya memenuhinya,” ujarnya.

Dia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah, khususnya proses perizinan dan lainnya untuk rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Penyediaan rumah layak huni bagi rakyat, merupakan kewajiban pemerintah berdasarkan UUD 1945 dan kami, sebagai developer memberi dukungan penuh,” katanya.

Seharusnya, katanya, pemerintah pusat melalui Kemenpera yang membantu pembangunan prasarana umum (PSU) dan kredit bersubsidi, juga diikuti dengan bantuan dari pemerintah daerah. “Bagaimanapun, pemerintah daerah tetap memiliki kewajiban menyediakan rumah layak huni bagi rakyat yang dipimpinnnya,” urainya.

Dia menjelaskan, REI Aceh akan terus melakukan sosialisasi rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Disebutkan, kelompok masyarakat ini yang mendapatkan berhak mendapatkan fasilitas kredit rumah bersubsidi pemerintah melalui bank yang ditunjuk pemerintah seperti BTN dan BRI syariah.

Disebutkan, untuk rumah murah pertama di Griya Angkasa dengan area 4 hektare dibangun 230 unit, dengan type 36m dan 45 m2, dan 20 unit di antaranya sedang dalam tahap penyelesaian. Sedangkan Perumahan Griya Jantho, juga di area 4 ha, akan dibangun 230 unit dan 4 unit di antaranya ready stock.

Sementara, Perumahan Griya Mata Ie dengan area 10 hektare akan dibangun 500 unit, seluruhnya type 36, dimana 20 kavling telah terbookong dan 2 calon pembelui sudah memberikan uang muka. Sedangkan Perumahan Griya Braden Indah di area 12 ha akan dibangun 500 unit, dengan type 36, 45, 60 dan 70 m2 seusai Pemilu Legislatif, termasuk penerimaan pesanan.

Untuk kawasan Banda Aceh, terdapat di Tibang, yakni Perumahan Griya Sakinah sebanyak 32 Unit. Zulfikar menyatakan masih tersisa 12 kavling yang siap bangun.

Bagi yang ingin mendapatkan informasi lagi tentan perumahan tersebut dapat menghubungi Sekretariat REI Aceh di Jl T Iskandar dengan nomor kontak 085277994561. Atau juga BS Property di Jalan Tepi Kali No 48 (belakang Istana Kado) dengan nomor kontak 085277977119.(muh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved