Super Ball

Berharap Bisa Mengulangi Prestasi 2012

ISAK Tangis pecah dari anak-anak SSB Putra Muara Cunda, Lhokseumawe sesaat peluit panjang melengking di GOR

Editor: bakri

ISAK Tangis pecah dari anak-anak SSB Putra Muara Cunda, Lhokseumawe sesaat peluit panjang melengking di GOR Sumantri Brojonegoro, Kuningan Jakarta, 17 Juni 2012 silam. “Kami tak mampu menahannya (tangis), kami benar-benar terharu dan langsung sujud syukur,” kenang Darwis, Pelatih SSB Putra Muara Cunda, Lhokseumawe.

Ya, sore itu hari bersejarah bagi SSB Putra Muara Cunda. Mereka berhasil meraih juara nasional festival akbar AQUA Danone Nations Cup (AQUA-DNC) 2012, usai mengalahkan SSB Mabar Putra dari Sumatera Utara melalui drama adu penalti. Alhasil, mereka berhak mendapatkan tiket menuju ke putaran final tingkat dunia yang kala itu dilaksanakan di Stadion Nasional Warsawa, Polandia. Di stadion yang baru selesai mementaskan Piala Eropa 2012 tersebut, SSB Putra Muara berkesempatan untuk melawan tim-tim asal negara yang terkenal sepakbolanya seperti Brasil, Argentina, Inggris, dan Belanda.

Padahal selama ini mereka hanya menyaksikan tim sepakbola dari negara tersebut di televisi. “Kami sangat bersyukur bisa tampil mewakili Indonesia, dan bisa mengharumkan nama Aceh,” ujar Darwis yang terpilih menjadi Pelatih Terbaik Usia Dini Tahun 2012 itu.

Darwis menyebutkan, walau gagal menjadi juara, namun skill yang dimiliki para pemainnya tidak beda jauh dengan tim negara asing, hanya saja anak-anak Aceh kalah postur dari tim Eropa dan Amerika Latin yang rata-rata bertubuh lebih besar. “Karena itu, kami menargetkan ke depan bisa kembali meraih kembali prestasi yang pernah kami raih dua tahun lalu itu,” harap Darwis.(jf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved