Serambi Property
Apersi Tetap Fokus Rumah Murah
Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh tetap memfokuskan pembangunan perumahan murah bersubsidi
BANDA ACEH - Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh tetap memfokuskan pembangunan perumahan murah bersubsidi pemerintah. Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini terus dipacu pembangunannya, baik di wilayah timur maupun barat Aceh.
Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardi ST MT, Sabtu (12/4) menyatakan permintaan rumah murah masih tinggi, tetapi masih fokus pada lokasi yang sudah ada. Dia berharap, dukungan dari perbankan yang menjadi penyedia KPR bersubsidi untuk MBR terus membaik, baik untuk pembiayaan konstruksi maupun KPR, sehingga pembangunan berjalan lancar, tanpa hambatan.
Disebutkan, para pengembang yang berada di bawah payung Apersi akan tetap memacu pembangunan rumah murah, sebagai upaya menutupi kekurangan dari pemerintah. Afwal mengungkapkan perumahan murah di Nagan Raya yang dibangun sejak 2013 akan mencapaio target tahun ini, sebanyak 100 unit rumah, dari rencana 200 unit.
Pada tahun ini, Apersi Aceh menargetkan pembangunan 1.700 unit rumah murah yang tersebar di wilayah timur dan barat Aceh. Harga rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu, dipatok antara Rp 95 juta sampai Rp 115 juta/unit, tergantung lokasi.
Direncanakan 300 unit di Lamtrieng, Kutabaro yang telah mulai pembangunan, dan 350 unit di Punie, Mata Ie Aceh Besar yang akan segera dibuka.(muh)