Minggu, 19 April 2026

Kasad: Aceh Aman Untuk Investasi

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Budiman, dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, memberi jaminan bahwa

Editor: bakri

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Budiman, dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, memberi jaminan bahwa Aceh sangat aman untuk investasi. Pemilu legislatif yang berlangsung 9 April lalu berjalan sukses tanpa sedikitpun terjadi gangguan kemanan. Angka krimininal di Aceh juga terhitung rendah secara nasional.

Jaminan keamanan Aceh tersebut ditegaskan Kasad dan Gubernur saat keduanya berbicara dalam “Bussines Forum: Go West in Aceh” di Jakarta, Selasa (15/4). Forum tersebut difasilitasi Sugeng Sarjadi Sendycate. Hadir Wali Nanggroe Malik Mahmud, sejumlah pengusaha nasional Abdul Latif, Sofyan Wanadi, serta sejumlah perwakilan asing.

Jenderal Budiman menyatakan Aceh sangat kondusif dalam bidang keamanan. “Kalau ada gejolak selama ini di Aceh, lebih kepada konflik antara partai lokal yang berkuasa sekarang dengan yang dulu berkuasa,” katanya.

Tapi Jenderal Budiman mengakui masih ada sekelompok kecil masyarakat di Aceh yang masih mengembangkan ide separatis selama belum terwujudnya keadilan dan kesejahteraan. “Semangat separatis tidak mungkin bisa hilang, tapi bisa di tekan dengan adanya kesejahteraan dan keadilan,” tukasnya.

Kepada Gubernur dan pemimpin Aceh diingatkan agar mampu mewujudkan ketidakadilan dan kesejahteraan.

Gubernur Zaini Abdullah juga membantah Aceh tidak aman. “Sama sekali tidak benar kalau asa yang mengatakan Aceh tidak aman, justru sebaliknya, Aceh jauh lebih aman dibanding daerah lain di Indonesia,” sebut Gubernur.

Gubernur kembali mengulang pernyataannya mengenai penerapan syariat Islam di Aceh yang hanya berlaku bagi warga muslim. “Bagi non muslim tidak diberlakukan syariat Islam.”

Gubernur mengaku sempat dipersoalkan oleh sejumlah perwakilan negara luar soal penerapan syariat Islam yang seolah-olah diberlakukan juga bagi non muslim.

Gubernur menjamin rasa aman terhadap investor yang masuk ke Aceh. Pemerintah Aceh sangat berkepentingan dengan keamanan investor. “Kami akan lindungi keamanan investor baik dalam dan luar negeri,” ujar Gubernur.

Gubernur menjanjikan kemudahan bagi investor yang masuk ke Aceh, seperti kemudahan perizinan dan pelayanan. Gubernur mengaku dalam dua tahun terakhir investor antre masuk ke Aceh, termasuk perusahaan asal Australia yang mengembangkan usaha penggemukan sapi dan sapi potong di Aceh.(fik)

Tags
Investor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved