Minggu, 7 Juni 2026

Persiraja vs PSAP Sigli

Tuan rumah Persiraja akan menjamu rival terkuatnya, PSAP Sigli dalam pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2014

Tayang:
Editor: hasyim

Tensi Tinggi

BANDA ACEH - Tuan rumah Persiraja akan menjamu rival terkuatnya, PSAP Sigli dalam pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2014 di Stadion H Dimurthala Lampineung, petang nanti.

Ini pertemuan pertama usai jeda selama dua musim belakangan. Ya setelah Persiraja menjadi runner-up Divisi Utama musim 2010/2011. PSAP tersingkir di babak delapan besar musim yang sama dan membuat kedua tim beda haluan. Persiraja memilih Liga Primer Indonesia (LPI) musim 2012/2013, dan PSAP akhirnya bisa main di Liga Super Indonesia (LSI) akibat dualisme kompetisi. Kemudian PSAP yang terdegradasi masih tampil di Divisi Utama versi seteru PSSI, dan Persiraja masih bersama LPI yang diputar PSSI di musim 2013/2014.

Kini setelah dualisme kompetisi berakhir, Persiraja dan PSAP gagal ke LSI, membuat kedua tim kembali pamer diri demi sebuah gensi di altar yang sama. Memang kualitas pemain yang menghuni kedua tim sudah berubah total dari pada derby edisi sebelumnya. Tapi ambisi untuk menjaga marwah klub supaya tak dipecundangi lawannya seolah tertanam dalam diri tiap pemain selanjutnya.

Dulu derby ini bukan hanya persaingan di lapangan hijau. Tapi perang suporter sudah ditabuh di dunia maya dengan saling memuji tim sendiri dan melecehkan lawan. Akibatnya, gesekan fisik bukan hanya di lapangan, tapi juga di tribun penonton. Bukti paling fatal ketika saling melempar saat Persiraja menjamu PSAP di Divisi Utama musim 2009/2010 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. Insiden di tribun tersebut membuat anak-anak ikut terkena lemparan. Aura persaingan penuh emosi juga terjadi bila kedua tim bertemu di Lampinueng, dan Stadion Kuta Asan, Sigli yang menjadi markas PSAP.

Kini tensi panas kedua suporter fanatik, SKULL (Persiraja), dan The LAN (PSAP) sudah diredam untuk saling menghormati. Suporter kedua tim saling bertemu untuk berkomitmen damai. Termasuk menyambut suporter tim tamu untuk diberi tempat berdampingan mendukung tim masing-masing dengan sportif. Cara perdamaian ini terbilang ampuh dimana suporter kedua tim tetap kompak meski di lapangan sedang berselisih. Duel kali ini diharapkan suporter tetap bisa berdampingi dengan menjunjung tinggi sportifitas terhadap hasil apapun di lapangan.

Meski beda generasi dengan masuknya banyak talenta baru dipastikan sama-sama ingin menang demi tiga poin. PSAP yang ingin menjaga kiprahnya di papan atas pasti berambisi dapat poin penuh. Persiraja butuh tiga poin kembali ke papan atas, sekaligus menjaga marwah di kandangnya. Kondisi kedua tim yang sama-sama ingin menang bisa membuat laga ini menarik dan diharapkan menghindari gesekan yang menodai sportifitas.

Kini saatnya mengejar kemenangan dengan permainan menarik dan mampu menghibur ribuan penonton. Sebab, kemenangan dengan tidak wajar justru mengundang cibiran banyak pihak. Rivalitas yang terlalu tinggi ini sejak musim lalu membuat duel kedua tim selalu ditunggu pecinta sepakbola. Ternyata setelah tak berjumpa selama dua musim, derby kedua tim tetap paling dinantikan.(adi)

prakiraan pemain
Persiraja: Amiruddin, Kurniawan, Reza Fahlevi, Ikhwani, Jessi Gunawan, Faumi Syahreza, Safrizani, Fitra Ridwan, Nurul Zikra, Angga Parnanda, Septi Herianyah.
PSAP: Agus Rohman, M Ali, Indra Gunawan, Ramadhana, Iwan Sadri, Reza Fandi, Erik Saputra, Wahyu Daud, Zulfikar, Irfan Yasin, Suheri Daud.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved