Puisi

Menjadi Dewasa

Ia bertanya pada wajahnya terbelah dua: persimpangan baru dan lama

Karya Iin Farliani

Ia bertanya pada wajahnya
terbelah dua: persimpangan baru dan lama
Telah terlepas kanaknya yang manja?
lupa ia langit musim cerah dahulu adalah tambang
mengaitkan bunga dan balonan

“Apakah telah jadi dewasa?”
Kau tahu ketidakpastian berumur senantiasa
barangkali suatu waktu kau berulah lagi
tak percaya pergantian musim
tak percaya jarum jam
Kau tak pernah bertambah jenjang

Hidup kau ukur dalam tamasya
berlari dari api
tenggelam dalam rawa

Mataram, 11 November 2013

* Iin Farliani, lahir di Mataram, Lombok. Menempuh studi penulisan kreatif pada Departemen Sastra Komunitas Akarpohon. Puisinya antara lain diumumkan surat kabar Banjarmasin Post, Suara NTB, Buletin Jejak.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved