Rabu, 10 Juni 2026

PSGL Bertekad ke Divisi Utama

Perjuangan PSGL Gayo Lues di pentas Divisi I Liga Indonesia terbilang manis

Tayang:
Editor: bakri

* Jelang Babak 12 Besar Divisi I

MEDAN - Perjuangan PSGL Gayo Lues di pentas Divisi I Liga Indonesia terbilang manis. Mereka mampu menembus babak 12 besar yang akan dilangsungkan di Sleman dan Bantul. Berbekal 21 pemain, Harimau Leuser--julukan PSGL--pun optimis melangkah ke Divisi Utama.

Genderang perang seakan telah berbunyi bersama dengan tibanya rombongan PSGL Gayo Lues di Yogyakarta pada Rabu (27/8) siang. Mereka tergabung Grup T bersama Persibat Batang, Jawa Tengah, PSP Padang dan Persatu Tuban, Jawa Timur.

Perang sesungguhnya baru terjadi pada Sabtu (30/8) nanti, ketika mereka bertemu Persatu Tuban. Namun karena target dari manajemen mengharuskan lolos ke Divisi Utama, persiapan di fase knock-out ini sudah dilakukan jauh hari.

Apalagi bisa dipastikan babak 12 besar ini tentu berbeda dengan fase penyisihan wilayah. Pasalnya kekuatan tiga calon lawan yang akan dihadapi sama sekali tak terdeteksi. Dibutuhkan strategi tepat bila ingin memetik tiga angka. Kekeliruan pelatih dalam menerapkan taktik bakal menjerumuskan tim ke jurang kekalahan. “Kami buta lawan. Dan kayaknya tidak ada waktu untuk mempelajari gaya permainan mereka,” kata pelatih PSGL, Edy Syahputa, Rabu (27/8) petang.

Tapi Edy tak lantas berpangku tangan dalam kepasrahan. Ia memiliki trik tersendiri untuk mengatasi hal itu. Menurutnya gaya permainan sebuah tim akan berpengaruh pada kota asalnya. Ia pun berkesimpulan ketiga calon lawan mereka juga demikian. “Saya ambil pengalaman sewaktu jadi pemain. PSP misalnya, pasti bermain dengan karakter Sumatera Barat. Begitu juga dua tim lainnya,” jelas Edy.

Berdasarkan kesimpulan itu, Edy pun membawa anak asuhnya melakoni lima pertandingan uji coba sebelum berangkat ke Yogyakarta. Masing-masing tim itu bisa dibilang mewakili karakter calon lawan. Hasilnya pun memuaskan, tiga pertandingan berhasil dimenangkan atas PSAD 1-0, PPLP Sumut 1-0 dan PS Tasbih 2-0. Hasil seri mereka dapat dari PS Labura 1-1 dan Medan KWT 0-0. “Tapi saya tidak melihat hasil akhir. Lebih kepada perkembangan masing-masing tim,” kata pria yang pernah membesut PSMS Medan ini.

Edy mengungkapkan memboyong 21 pemain untuk memenuhi ambisi menembus level Divisi Utama. Berkaca dari hasil uji coba itu, ia menilai seluruh anak asuhnya sudah memiliki daya juang yang baik. Secara teknik, seluruh pemain sudah bisa menyerap 95 persen skema yang akan diterapkan. Sisa lima persen itu diharapkan Edy bisa terpenuhi dalam dua hari sebelum bertanding.(mad)

Tags
PSGL
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved