Puisi

Jangan Dulu

jangan dulu berbisik pada cemara yang lunglai sebelum ombak pamit dari pantai

Karya Barlian AW

I

jangan dulu berbisik pada cemara yang lunglai
sebelum ombak pamit dari pantai
jangan dulu menadah pada awan
selama langit melingkup alam
jangan dulu meniru pada kepak elang                                                      
sebelum sayap merapat malam
jangan dulu kaku pada lambaian
sebelum tangan menggenggam zaman

II

jangan dulu berseru garang
mulut terkatup seribu diam
kaki terkunci seribu gelang
hati meniti seribu bimbang

jangan kuak kabut membalut pagi
yang mengusik kicau burung di dahan meranti
membiarkan pelantuk tunduk pada tajuk jeruji

jangan biarkan semua terganggu oleh nafsu kita
yang angkara terhadap sesuatu
menyaru di lambung tanah semburan bumi
yang tak tertiti lewat jembatan
padahal tuhan telah menggingatkan kita untuk menjaga alam

Banda Aceh 22 November 2006

* Barlian AW, penyair dan sastrawan. Anehnya Aceh: Raja Dekat, Tuhan Jauh, adalah bukunya yang baru terbit.

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved