99 Siswa SMA Bertarung Menjadi Wakil Indonesia ke Singapore
99 siswa SMA se Indonesia, Senin (18/09/2014) pagi mulai bertarung untuk mewakili Indonesia pada World National Schools Debating Championship (WSBC)
Editor:
RezaMunawir
Laporan : M Nasir Yusuf I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 99 siswa SMA se Indonesia, Senin (18/09/2014) pagi mulai bertarung untuk mewakili Indonesia pada World National Schools Debating Championship (WSBC) yang akan berlangsung di Singapore tahun 2015 mendatang.
Direktur Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Haris Iskandar PhD kepada Serambinews.com, mengatakan sebanyak 6 siswa dari 99 siswa se Indonesia yang sedang bertarung di Banda Aceh, 18-22 September dipastikan akan menjadi duta Indonesia di Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat Internasional yang akan berlangsung di Negeri Singa tersebut.
Haris Iskandar yang didampingi Kadis Pendidikan Aceh, Anas M Adam mengakui pentingnya menguasai bahasa Inggris saat ini bagi generasi muda Indonesia. "Seperti dikemukakan Gubernur Aceh, bahwa bahasa Inggris kini sudah menjadi jendela dunia. Maka siapa yang menguasai bahasa Inggris mereka bisa melihat lebih banyak tentang potensi dunia," katanya.
Karena itu, Direktur Pembinaan Siswa itu yakin wakil dari 33 provinsi yang bertarung di National Schools Debating Championships (NSBC) di Banda Aceh akan berusaha maksimal untuk menjadi wakil Indonesia di lomba debat internasional. Debat bahasa Inggris tingkat nasional yang berlangsung di Banda Aceh ini merupakan yang pertama dilaksaakan di luar Pulau Jawa. "Dan jika pelaksanaan ini bisa sukses, kita akan melaksanakan event lainnya di Aceh," kata Haris Iskandar.
Debat bahasa Inggris yang berlangsung hingga 22 September itu dipusatkan di 3 sekolah, SMA Negeri 4 Banda Aceh (tanggal 18/9), SMA Teuku Nyak Arief Fatih Putri Billingual (tanggal 19/9), dan SMA LabSchools Universitas Syiah Kuala (20/9). Sedangkan finalnya akan digelar di Hermes Palace Hotel (21/9).
Menurut Haris Iskandar, kecuali lomba debat bahasa Inggris, di lingkungan Direktorat Pembinaan SMA ada sejumlah kegiatan lainnya yang bisa dilaksanakan di berbagai daerah, diantaranya Olimpide Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Namun, untuk menjadi tuan rumah tersebut, katanya, Kepala Dinas Pendidikan Aceh harus mengajukan diri ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Kita siap mendukung," katanya.
Menjawab tantangan Direktur Pembinaan SMA Kemdikbud, Kadis Pendidikan Aceh Anas M Adam mengatakan pihaknya siap untuk mengajukan proposal bagi pelaksanaan event nasional lainnya di Aceh. "Mungkin yang cocok untuk dilaksanakan tahun 2015 mendatang adalah lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN)," katanya.
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |