Senin, 8 Juni 2026

Persitas Cetak Sejarah

Persitas Takengon, Aceh Tengah, mencetak sejerah ketika sukses lolos ke babak 16 besar Liga Nusantara tingkat

Tayang:
Editor: bakri

* Lolos ke Babak 16 Besar Nasional

BIREUEN - Persitas Takengon, Aceh Tengah, mencetak sejerah ketika sukses lolos ke babak 16 besar Liga Nusantara tingkat nasional. Pagi kemarin, anak-anak Gayo menang adu penalti di babak play-off atas PSDS Deli Serdang, 3-1 (1-1), di Stadion Cot Gapu, Bireuen.

Perjuangan mereka terhitung melelahkan. Betapa tidak, meskipun mereka menang 1-0 dalam waktu normal 2x45, Sabtu (31/10) petang, namun harus melanjutkan pertandingan 2x15 menit. Tapi dalam laga tambahan waktu itu hasilnya tetap 1-0. Sehingga tarung berakhir dengan skor 1-1.

Untuk menentukan pemenang terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti. Drama adu penalti tersebut sangat menegangkan. Betapa tidak, Persitas yang tampil dihadapan publiknya sangat berambisi untuk menang. Begitu pun tim lawan PSDS.

Tendangan penalti pertama dilakukan pemain PSDS, Bobby Ramadhani. Namun tendangan pemain nomor punggung 19 tersebut berhasil ditepis kiper Persitas, Akmal Zarrir M. Selanjutnya, giliran pemain Persitas, Roby Sahertian. Sepakan pemain nomor punggung 2 itu pun mampu diblokir kiper PSDS, Dede Pranata.

Kemudian kembali giliran PSDS melalui Deni Setiawan. Tapi lagi-lagi tidak gol karena bola melebar ke kanan gawang Persitas. Lalu penendang kedua Persitas dipercayakan kepada kapten tim, Safrizal. Tendangan keras pemain Gayo tersebut tidak mampu ditepis kiper PSDS. Skor menjadi 1-0 untuk Persitas.

Setelah itu kembali pemain PSDS, Yoga Kusnandar menjadi algojo. Tendangan ketiga pemain nomor punggl 27 membuahkan gol sehingga berubah skor menjadi 1-1. Giliran pemain Persitas, Shalahuddin mengeksekusi bola penalti dan gol 2-1.

Setelah itu PSDS melakukan tendangan keempat oleh Sonny Saputra. Lagi-lagi tendangannya mampu ditepis kiper Persitas. Terakhir penendang keempat Persitas, Handra Yani juga membuahkan gol dan berubah skor menjadi 3-1 untuk Persitas. Gol Hendra Yani tersebut disambut dengan gegap gempita oleh seluruh pemain, pelatih, dan manajer Persitas. Seluruh pemain dan ofisial tim langsung melakukan sujud syukur. Bahkan manajer Persitas Majid SE diangkat oleh pemain sembari melemparnya ke udara.

Pelatih Persitas Iskandar Jalil mengaku perjuangan anak asuhannya sangat luar biasa sehingga bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke babak 16 besar. “Alhamdulillah kita bisa menang, ini semua berkat perjuangan anak-anak dan dukungan serta doa masyarakat Gayo dan sekitarnya, saya setelah ini kembali akan mempersiapkan anak-anak untuk persiapan jelang babak 16 besar,” kata Iskandar Jalil.

Pelatih PSDS Deli Serdang Sutrisno saat ditemui Serambi tidak mau berkomentar banyak. “Tidak ada yang mau kita komentar, kami sudah kalah meskipun kami sudah berusaha semaksimal mungkin, kami kalah adu penalti dan akan berusaha lagi tahun depan,” kata Sutrisno.

Atas keberhasilan itu, pemain Persitas mendapat bonus Rp 2 juta dari anggota DPR Aceh asal Gayo, Bardan Sahidi. Bonus tersebut diserahkan politisi PKS itu kepada manajer Persitas, Majid SE.

“Bonus itu jangan dinilai dari jumlahnya, namun sedikitnya dapat memotivasi anak-anak, selamat bagi anak-anak Persitas, tapi pertandingan berikutnya tentu akan semakin berat, teruslah berlatih untuk bisa menggapai prestasi yang lebih baik,” pesan Bardan. Sementara Manajer Persitas, Majid mengaku sangat berterima kasih kepada kanda Bardan Sahidi atas kepeduliannya selama ini. “Kami masih membutuhkan kepedulian Bang Bardan serta masyarakat Gayo,” harapnya.(c38)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved