Jumat, 17 April 2026

Advertorial

IPDN Sabang Untuk Menyatukan Indonesia Dari Sabang Sampai Merauke

WALI Kota Sabang, Zulkifli H Adam, menilai sudah sewajarnya Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh

Editor: bakri

WALI Kota Sabang, Zulkifli H Adam, menilai sudah sewajarnya Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh, dibangun di Sabang. Karena dengan dibangunnya kampus di daerah yang dikenal dengan kota wisata itu akan menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Hal itu disampaikan Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, usai melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Kampus IPDN Regional Aceh, di Lhok Igeu, Gampong Ujung Kareung dan Paya Seunara, Kecamatan Suka Jaya, bersama Rektor, Dekan dan Guru
Besar IPDN, Senin (3/11). Ikut mendapingi Sekdako Sofyan Adam, Kapolres AKBP Nurmeiningsih, Kepala BPN M Fadhil, serta sejumlah kepala SKPK.

Dikatakan, dengan kunjungan Rektor, Dekan dan guru-guru besar yang ada IPDN tentunya harapan Pemko Sabang sebagaimana harapan Gubernur, serta harapan Wali Nanggroe sudi kiranya Kampus IPDN itu dibangun di Sabang.

Sebab, selain daerah aman, terjangkau, bebas malarian dan udaranya sangat bersih, juga Sabang sudah ditetapkan oleh Presiden RI sebagai daerah tujuan wisata. Maka sudah selayaknya Kota Sabang ini dijadikan sebagai tujuan wisata sekaligus sebagai daerah
pendidikan.

“Yang lebih utama sekali pembangunan Kampus IPDN ini, akan menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke sebagai wujud nyata dan kecintaan kita terhadap negera kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Sementara Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Dr H Suhajar Diantoro MSi, di wakili Guru Besar Prof Muchlis Hamdi MPA Ph D, mengatakan, dilihat dari alamnya yang indah dan udaranya yang segar, dan juga sebagai wilayah yang sudah ditetapkan sebagai
kawasan detinasi wisata nasional dan internasional, maka pembangunan Kampus IPDN Regional Aceh sangat cocok dan layak dibangun di Sabang.

Begitupun, pihaknya tidak bisa memastikan, karena semua itu nantinya adalah keputusan kementerian dalam negeri. “Ya, ini kan masih penjejakan melihat lokasinya. Yang menentukan nanti adalah Kemenetrian Dalam Negeri,” katanya.(adv)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved