Setelah Ekor, TNI AL Cari Kepala dan Badan Pesawat

masih banyak jenazah yang terjebak di bagian besar pesawat yang keberadaannya sampai saat ini belum ditemukan.

Setelah Ekor, TNI AL Cari Kepala dan Badan Pesawat
KOMPAS.COM/IHSANUDDIN
Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengecek bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501 di kapal Crest Onyx, di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/1/2015). Moeldoko kemudian menyerahkan bagian pesawat itu ke pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diselidiki lebih lanjut. 

SERAMBINEWS.COM, PANGKALAN BUN - Tim TNI Angkatan Laut sudah berhasil menemukan dan mengangkat ekor pesawat AirAsia QZ8501 ke permukaan air pada Sabtu (9/1/2014).

Namun Panglima TNI Jendral (TNI) Moeldoko menegaskan, proses pencarian AirAsia tidak selesai sampai di sini.

"Setelah black box dari ekor pesawat ini ditemukan, kita akan cari badan dan kepala pesawat. Tidak cukup sampai di sini," kata Moeldoko yang memantau proses pengangkatan dari KRI Banda Aceh, di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu siang.

Moeldoko memprediksi, masih banyak jenazah yang terjebak di bagian besar pesawat yang keberadaannya sampai saat ini belum ditemukan. Jenazah itulah yang akan menjadi prioritas utama.

"Kita perkirakan ini ada tiga bagian, kepala pesawat ada 15 ton, badan pesawat 25 ton, dan ekor ini sekitar 5 ton," ujar Moeldoko.

Tags
Air Asia
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved