Breaking News:

Terlalu Sering Mengirim Pesan Singkat Membuat Hubungan Tak Awet

Sejumlah wanita dan pria suka dengan bentuk perhatian yang konsisten dari pasangan

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock

SERAMBINEWS.COM - Banyak cara menunjukkan perhatian kepada pasangan, salah satunya adalah dengan mengirimkan pesan singkat. Namun, siapa sangka, penelitian menunjukkan bahwa terlalu sering mengirimkan pesan singkat kepada pasangan malah membuat hubungan asmara Anda runyam. Apa pasal?

Sejumlah wanita dan pria suka dengan bentuk perhatian yang konsisten dari pasangan, seperti mengirim pesan singkat untuk sekadar menanyakan hal-hal kasual dalam keseharian. Namun, menurut penelitian, banyak orang yang merasa terganggu dengan perhatian yang demikian. Atas nama cinta, mereka pun enggan untuk memberitahu pasangan karena takut menyakiti hati mereka.

Para peneliti dari University of North Carolina at Wilmington, Amerika Serikat, melakukan studi tentang kaitan antara mengirimkan pesan singkat kepada pasangan dengan kepuasan terhadap hubungan yang dijalani. Studi tersebut dipublikasikan pada jurnal Elsevier dan dipimpin oleh Shanhong Luo.

Hasilnya adalah para peneliti menemukan bahwa sering mengirimkan pesan singkat kepada pasangan menunjukkan kaitan positif dengan cinta masing-masing. Namun sayangnya, kegiatan mengirim pesan singkat ini juga malah menciptakan dampak negatif pada hubungan yang tengah Anda jalani saat ini.

Para peneliti mengatakan, ketika pasangan merasa lebih nyaman berkomunikasi lewat pesan singkat dibanding komunikasi langsung, ini menandakan adanya rasa kurang puas terhadap hubungan yang dijalani. Nah, mengapa kecenderungan ini dapat terjadi?

"Mungkin karena orang-orang yang terlalu sering mengirim pesan singkat cenderung tidak menghiraukan keintiman dan selalu merasa cemas," tulis para peneliti dalam laporannya.

Mengirimkan pesan singkat kepada pasangan memang sah-sah saja. Ada baiknya apabila frekuensinya tidak terlalu sering agar tidak mengganggu aktivitas si dia. Lebih tepat mengajaknya bertemu dan menghabiskan waktu berdua sepulang berkegiatan?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved