Breaking News:

Gramedia TV Diminta Tampilkan Kearifan Lokal

Hadirnya Gramedia TV Aceh (PT Kompas TV Aceh-Bangka) diharapkan dapat menambah rujukan tambahan bagi masyarakat

Editor: bakri

BANDA ACEH - Hadirnya Gramedia TV Aceh (PT Kompas TV Aceh-Bangka) diharapkan dapat menambah rujukan tambahan bagi masyarakat Aceh dalam memperoleh informasi. Begitupun, Gramedia TV Aceh diminta agar menyajikan berbagai konten-konten siaran yang bersifat kearifan lokal.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi saat membuka acara Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) antara Komisi Penyiaran Informasi Aceh (KPIA) dan Gramedia TV di Hotel Grand Nanggroe, Rabu (18/2).

Dia mengatakan banyak sisi keacehan yang dapat diangkat menjadi berita, baik dari segi adat, budaya, religius, dan kehidupan sosial. Di sisi lain, dia meminta Gramedia TV Aceh agar tidak menayangkan program-program yang beraroma mistik dengan menjadikan agama sebagai alat pengusir setan.

“KPIA harus berani dan tegas (menegur TV) kalau ada (menayangkan) acara yang merusak Islam, seperti ada tontonan penangkapan setan dengan menggunakan agama. Kami mohon acara seperti itu ditukar saja dengan acara lokal di Aceh,” katanya.

Selain itu, politisi PAN ini juga meminta Gramedia TV Aceh menampilkan tayangan yang mendidik dan tidak memprovokasi sehingga dapat merusak perdamaian Aceh. Dia mengatakan, saat ini Aceh berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal senada juga disampaikan Ketua KPIA Drs Maimun Habsyah Husein MM. Dia mengatakan, setiap televisi jaringan wajib menampilkan 10 persen konten lokal dari 100 persen program tayangan. Dia mengajak masyarakat untuk mengawasi siaran uji coba Gramedia TV. “Jika terdapat pelanggaran dalam uji coba siaran bisa dilaporkan langsung ke KPIA,” katanya.

Sementara Direktur Gramedia TV Aceh, Aryo menjelaskan, setiap program Gramedia TV akan dikemas dari sudut pandang humaniora, budi pekerti, menghibur, dan memberikan informasi. Program itu diciptakan dengan menggali nilai dan keanekaragaman budaya, pendidikan, sosial, agama, ekonomi, dan teknologi yang dimiliki atau dibutuhkan masyarakat Indonesia.(mz)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved