Selasa, 14 April 2026

Muslim Thailand Dalami Islam di Universitas Tjut Nyak Dhien

mereka tetap membutuhkan masukan dari Indonesia agar dakwah yang dilakukan bisa lebih optimal.

Editor: Amirullah
zimbio.com
Pelajar muslim di Thailand Selatan 

Laporan : Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Jabatan Majelis Agama Islam Thailand menyatakan perkembangan Islam di negeri 'Gajah Putih' itu mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, mereka tetap membutuhkan masukan dari Indonesia agar dakwah yang dilakukan bisa lebih optimal.

Pernyataan itu secara khusus disampaikan Jabatan Majelis Agama Islam Thailand ketika berkunjung ke Universitas Tjut Nyak Dhien, Medan, Rabu (25/3) lalu. Rombongan yang berjumlah 40 orang ini berasal dari dua wilayah di Thailand, Krabi dan Narathiwan. Di negeri asalnya, mereka terlibat langsung dalam berbagai kegiatan keislaman, mulai dari dakwah, imam, khatib dan bilal.

Abdul Halim bin Syeikh H Ismail Ibnu Syad Dimas Ali Bar yang menjadi kepala rombongan menyatakan perkembangan muslim di Thailand sudah sangat baik. Meski menjadi agama minoritas, pelaksanaan ibadah di sana tidak mendapat hambatan. Bahkan mereka sudah bisa mendirikan rumah sakit Islam, persis seperti yang beroperasi di Indonesia.

"Tapi kami masih perlu melihat sistem pendidikan Islam secara formal di sini. Indonesia merupakan negara berpenduduk Islam terbesar di dunia," kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Dalam kesempatan kali ini, mereka menjadikan Universitas Tjut Nyak Dhien sebagai tempat untuk menimba ilmu. Rencananya rombongan ini juga mengunjungi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Nantinya masukan ataupun pandangan yang mereka peroleh akan diterapkan di Thailand.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien, Fatur Rahman mengungkapkan kunjungan ini merupakan yang kedua kali dilakukan muslim asal Thailand. Kehadiran mereka tak terlepas dari peran Forum Komunikasi Intelektual Muda Indonesia, Malaysia, Thailand Grauth Engle (Forkim IMTGT) Sumut.

"Tentunya kami sangat terbuka kepada siapa saja yang mau belajar dan memahami Islam. Dalam hal ini juga menyangkut mahasiswa Thailand yang mau belajar di sini, akan diberi kemudahan," kata Fatur.

Sekretaris Forkim IMTGT Sumut, Bustinursyah menegaskan kehadiran muslim Thailand ini ke Medan atas inisiatif sendiri. Mereka berlasan ingin melihat langsung pola pengajaran Islam di daerah yang memiliki suku dan agama beragam seperti Medan bisa berjalan damai. "Kami sifatnya hanya memfasilitasi. Selama tujuannya baik, kenapa tidak kita bantu," tandasnya. (mad)

Tags
Thailand
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved