Breaking News:

Kanji Rumbi, Bubur Ayam ala Aceh Untuk Berbuka Puasa

Saat penyajian, kanji rumbi mendapat tambahan bawang goreng yang semakin menggugah selera

Penulis: Nurul Hayati | Editor: Amirullah
SERAMBI/M ANSHAR
Petugas sedang memasak Kanji Rumbi untuk menu berbuka puasa 

KANJI rumbi merupakan menu berbuka puasa yang cukup populer di Aceh. Makanan sejenis bubur ayam ini lazim dimasak di Bulan Ramadhan dan dibagi-bagikan kepada mereka yang berbuka puasa di masjid.

Warga sekitar atau siapa saja yang datang juga bisa menikmati penganan tersebut untuk dibawa pulang. Masyarakat Aceh percaya bahwa mengonsumsi kanji rumbi di Bulan Ramadhan baik untuk kesehatan pencernaan. Hmmm…

Salah satu tempat yang masih setia menjalankan tradisi tersebut adalah Masjid Al Furqan, Beurawe, Banda Aceh. Di masjid ini setiap harinya dimasak 2 wajan besar kanji rumbi untuk takjil.

Tak kurang dari 9 bambu beras yang menjadi bahan utama bubur dihabiskan setiap harinya. Jumlah tersebut cukup untuk 800 porsi.

Sebanyak 100 porsi dibagikan kepada jamaah salat magrib yang berbuka di masjid dan sisanya 700 porsi lagi dibagi-bagikan kepada siapa saja yang datang. Untuk membawa pulang penganan khas puasa ini, kita cukup membawa wadah saja.

“Dananya berasal dari sedekah jamaah. Setiap hari kanji rumbi yang disediakan habis, bahkan kurang,” ujar pengurus Masjid Al Furqan, Beurawe, Banda Aceh, Wen sembari terkekeh.

Untuk menjamu hamba Allah yang berbuka puasa tersebut, setiap harinya masjid ini menggelontorkan dana sejumlah Rp 1.400.000.

Uang tersebut dipakai untuk berbelanja bahan-bahan kanji rumbi yang terdiri atas beras, santan, sayuran seperti wortel, kentang, dan daun seledri.

Sementara bumbu yang dihaluskan berupa bawang merah, bawang putih, jahe, jintan, ketumbar, dan merica. Tak ketinggalan rempah-rempah yang menguatkan rasa dan menebarkan aroma yaitu cengkeh, serai, pala, pandan, dan kemangi.

Sebagai pelengkap ditambahkan taburan bubuk kunyit, mentega, dan tentu saja garam ke dalam racikan bubur yang siap untuk dimasak.

Suwiran ayam atau udang juga kerap hadir untuk menambah citarasa kelezatan kanji rumbi. Saat penyajian, kanji rumbi mendapat tambahan bawang goreng yang semakin menggugah selera. Konon lagi bagi orang yang sedang berpuasa.

Prosesi memasak takjil tersebut memakan waktu hingga 3 jam. Di Masjid Al Furqan Beurawe, Banda Aceh dipawangi langsung oleh kepala desa setempat dan digerakkan oleh pengurus serta remaja masjid.

Biasanya ritual memasak bubur dimulai dari pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Tepatnya antara waktu salat zuhur hingga masuk salat asar. Sementara untuk belanja bahan-bahan kanji rumbi dilakukan pada pagi harinya.

Warga yang ingin berbuka dengan menu kanji rumbi biasanya mulai berdatangan pada sore hari atau bakda ashar. Sementara bagi yang berbuka puasa di masjid disediakan oleh pengurus masjid dalam mangkuk-mangkuk.

Tradisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun di masjid-masjid di Aceh. Kanji rumbi bukan sekadar takjil, di dalam semangkuk bubur tersebut terdapat nilai-nilai kebersamaan sehingga semua umat muslim yang menjalankan ibadah berpuasa dapat merasakan keberkahan Bulan Ramadhan. (Nurul Hayati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved