Breaking News:

Serambi Spiritual

Tadarus Malam Hari Bikin Bising, Tajwid-nya pun Salah

"Itu kenapa dalam bertadarus, sangat dianjurkan hadir seorang yang alim agar dapat memberi pemahaman...

Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Jalimin
Shutterstock
Ilustrasi. 

Laporan Eddy Fitriady | BandaAceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bulan Ramadhan adalah bulan Alquran, bulan di mana diturunkannya kitab suci umat Islam. Di bulan ini, umat Islam berlomba-lomba baca Alquran, bahkan dianjurkan untuk menamatkannya (khatam) sekali hingga beberapa kali pada bulan ini.

Pimpinan Dayah Thalibul Huda, Tgk Hasbi Albayuni mengatakan, membaca Alquran merupakan sebuah perintah yang tertulis dalam Alquran maupun Hadits Rasulullah SAW.

"Membaca Alquran itu disebutkan Allah sebagai perniagaan yang tidak pernah merugi, seperti yang dikatakan dalam Alquran surat Alfathir Ayat 29-30," ujar Tgk Hasbi.

Dia menambahkan, selain membaca, umat Islam sangat dianjurkan menghayati makna yang terkandung dalam Alquran melalui tafsirnya.

"Itu kenapa dalam bertadarus, sangat dianjurkan hadir seorang yang alim agar dapat memberi pemahaman kepada anggota majelis. Sebaik-baik tadarus itu ialah membaca Alquran dan menghayati tafsirnya," jelas dia.

Dalam Serambi Spiritual edisi kali ini, Rabu 24 Juni 2015, tim mengangkat topik "Memperbanyak Baca Alquran di Bulan Ramadhan". Hadir di studio SerambiFM, Pimpinan Dayah Thalibul Huda, Tgk Hasbi Albayuni dan dipandu host Nico Firza.

Dalam program ini, pendengar dipersilakan berpartisipasi via telepon dan bertanya langsung kepada narasumber. Hadir dari Senin-Jumat pukul 10.00-11.00 WIB.

Salah seorang penelepon, pak Wan mengatakan, pengeras suara (speaker) orang tadarus di masjid di lingkungannya sering menimbulkan kebisingan di malam hari. Apalagi menurutnya, orang yang bertadarus yang didominasi pemuda itu, kerap mengabaikan hukum bacaan (tajwid) Alquran.  

"Speaker orang tadarus suaranya bising, tajwidnya salah, terus balap-balapan pula mengejar kenduri Khatam, Itu bagaimana Tengku?"

Tgk Hasbi menjelaskan, tadarus pada dasarnya berarti mengajarkan diri sendiri. "Harus ada seorang yang alim dalam kegiatan itu agar tidak terjadi kesalahan baca Alquran. Kalau yang salah malah diperdengarkan lewat speaker, itu kemungkaran, harus diberitahu," tandasnya. (*)

Tags
Ramadhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved